POJOKSATU.id - Untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh, kamu dapat menciptakan perlindungan tubuh dengan mengonsumsi berbagai makanan kaya antioksidan yang mampu melawan radikal bebas.

Antioksidan merupakan senyawa yang memiliki kemampuan untuk mengurangi atau bahkan menghentikan reaksi oksidasi.

Dengan kata lain, oksidasi merujuk pada perubahan reaksi kimia yang berpotensi menghasilkan radikal bebas.

Peran utama antioksidan dalam tubuh adalah menjaga radikal bebas tetap dalam kendali, mencegah terjadinya reaksi berkelanjutan yang dapat merusak sel-sel penting dalam tubuh.

Baca Juga: Makanan Basah Kucing Buatan Sendiri, Coba Resep Sederhana yang Akan Memanjakan Kucing Kamu!

Berikut Makanan antioksidan yang bisa kamu konsumsi sehari-hari

1. Almond

Almond merupakan makanan yang memiliki kemampuan melawan sel kanker berkat kandungan asam ellagic yang terdapat di dalamnya, seperti yang telah dikemukakan oleh American Cancer Society.

Selain itu, almond juga dikenal bermanfaat dalam mengatasi diabetes tipe 2 serta mendukung kesehatan jantung.

2. Beras Merah

Beras merah adalah salah satu makanan antioksidan yang berikutnya dalam daftar.

Warna merah yang terdapat pada beras merah adalah tanda adanya senyawa flavonoid yang disebut antosianin.

Sebuah penelitian perbandingan yang telah diterbitkan dalam International Journal of Food Sciences and Nutrition mengungkapkan bahwa beras merah mengandung polifenol esensial, asam fitat, dan serat dalam jumlah yang signifikan.

Tidak hanya itu, kandungan antosianin dalam beras merah juga ditemukan 10% lebih banyak daripada senyawa yang sama yang biasanya terdapat dalam buah-buahan berwarna gelap seperti berries.

Baca Juga: Kuliner Lezat dari Bumi Parahyangan, 10 Makanan Khas Sunda yang Wajib Kamu Coba!

3. Selai Kacang

Ternyata, selai kacang adalah salah satu makanan yang tinggi antioksidan.

Dalam satu porsi selai kacang terdapat 3 miligram vitamin E, yang merupakan jenis antioksidan yang kuat.

Antioksidan dalam selai kacang juga termasuk asam p-coumaric, dan makanan ini juga mengandung sejumlah resveratrol, yaitu senyawa tumbuhan dengan peran sebagai antioksidan.

4. Ubi Jalar

Ubi jalar adalah salah satu makanan yang memiliki kandungan antioksidan tinggi.

Makanan ini menyediakan nutrisi yang sangat penting, termasuk vitamin C, B6, kalium, dan serat.

Selain itu, ubi jalar juga mengandung nutrisi kritis seperti kalsium dan vitamin A.

Manfaat utama nutrisi dalam ubi jalar adalah kandungan tinggi antioksidannya, khususnya beta-karoten, yang nantinya diubah menjadi vitamin A setelah dikonsumsi.

Untuk meningkatkan penyerapan beta-karoten yang bermanfaat, kamu dapat mencoba menambahkan sedikit minyak zaitun sebelum menyajikannya.

Baca Juga: Rahasia Alami 5 Jenis Teh Penyembuh Batuk yang Wajib Dicoba

5. Gandum

Merubah pola makan dengan memasukkan makanan kaya antioksidan dapat menghasilkan peningkatan kesehatan yang signifikan.

Sebagai contoh, memilih roti gandum daripada roti putih merupakan pilihan yang lebih sehat karena roti gandum mengandung tingkat antioksidan yang lebih tinggi.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa individu yang mengonsumsi setidaknya satu porsi gandum sehari memiliki risiko yang lebih rendah untuk mengalami penyakit jantung dan stroke.

Gandum utuh juga mengandung seng dan selenium, yang diyakini memiliki peran dalam melindungi tubuh dari penyakit jantung dan kanker.

6. Cengkih

Rempah satu ini sebaiknya tidak dianggap enteng.

Kamu mungkin belum tahu bahwa cengkeh memiliki sifat anti-jamur dan anti-bakteri yang signifikan.

Selain itu, cengkeh juga terbukti efektif dalam meredakan rasa sakit gigi, mengurangi peradangan, dan meningkatkan vitalitas seksual.

Sebuah penelitian pada tahun 2009 menemukan bahwa cengkeh termasuk dalam kategori rempah alami dan dianggap sebagai salah satu makanan antioksidan terbaik karena kandungannya yang cukup tinggi.

Baca Juga: Rahasia Terungkap! Tubuh Akan Mengalami Hal Ini Jika Rutin Konsumsi Minuman Soda Setiap Hari

7. Minyak Zaitun

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa minyak zaitun memiliki kandungan antioksidan yang tinggi.

Kandungan antioksidan dalam minyak zaitun berperan dalam melindungi tubuh dari kerusakan sel yang dapat berkontribusi pada berbagai masalah kesehatan dan penyakit.

Minyak zaitun dapat diintegrasikan ke dalam berbagai hidangan sayuran untuk meningkatkan kandungan antioksidan dalam menu makanan.

8. Teh Hijau

Dengan hanya satu teguk teh hijau, kamu bisa mendapatkan senyawa fitokimia, antosianin, dan pro-antosianin.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal BioMed Research International menjelaskan bahwa senyawa ini mengandung antioksidan yang melawan peradangan.

Makanan kaya antioksidan dipercaya dapat menghambat kerusakan sel yang dapat berperan dalam perkembangan kanker.

Jadi, taklukkan radikal bebas dan jaga kesehatan dengan mengintegrasikan 8 Makanan Kaya Antioksidan ke dalam pola makan sehari-hari!***