POJOKSATU.id, YOUTUBE terus memperluas peluang bagi para pembuat konten untuk meraih penghasilan dari platformnya.
Dalam acara Made on YouTube, perusahaan mengumumkan sederet fitur baru yang akan membantu kreator mendapatkan uang lebih banyak dari berbagai sumber.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen YouTube untuk memperkuat ekosistem kreator dan menjaga daya saingnya di tengah ketatnya persaingan dengan platform video lain seperti TikTok dan Instagram Reels.
Baca Juga: Waspadai Kesalahan Meal Prep, Ini Tips Dokter Agar Stok Makanan Aman dan Tetap Bergizi
Kreator Bisa Jual Slot Langsung ke Brand
Salah satu inovasi paling menarik adalah sistem iklan dinamis yang memungkinkan kreator menyisipkan merek secara fleksibel di dalam video mereka.
Berbeda dari iklan konvensional berdurasi panjang, kini kreator bisa menempatkan segmen dinamis yang dapat ditukar-tukar atau diganti sesuai kebutuhan promosi brand.
Dengan sistem ini, kreator berpeluang menjual slot langsung kepada pengiklan tanpa perlu bergantung sepenuhnya pada sistem iklan otomatis YouTube.
Menurut laporan The Verge, fitur ini akan mulai diuji coba pada tahun 2026, sebelum dirilis secara global untuk seluruh pengguna.
Pendanaan AI
Fitur menarik lainnya adalah pendanaan berbasis kecerdasan buatan (AI Funding).
Teknologi ini berfungsi untuk menemukan dan menandai produk yang relevan di dalam konten video, baik berdasarkan gambar, suara (voice over), maupun informasi yang disebutkan.
Dengan sistem ini, kreator tidak perlu lagi melakukan penandaan produk secara manual.
Baca Juga: Cara Mudah Perpanjang STNK Motor Secara Online, Gunakan Aplikasi Samolnas, Cek Syaratnya
YouTube akan secara otomatis menautkan produk yang tampil di video dengan tautan pembelian yang relevan.
Fitur ini tentu akan sangat berguna bagi kreator yang fokus pada konten ulasan produk, lifestyle, hingga teknologi.
Link ke Situs Merek di YouTube Shorts
Tak berhenti di situ, YouTube juga memperluas peluang monetisasi di YouTube Shorts, format video pendek yang kini menjadi favorit banyak pengguna.
Melalui fitur terbaru ini, kreator bisa menautkan situs brand langsung pada video Shorts, sehingga penonton dapat mengklik tautan menuju situs yang direkomendasikan.
Baca Juga: Jokowi dan Megawati Tak Hadiri HUT TNI ke 80 di Lapangan Monas, SBY Duduk Dampingi Prabowo
YouTube mengumumkan bahwa pengujian fitur ini akan dilakukan pada akhir tahun 2025, dengan peluncuran resmi pada tahun 2026.
Pembelian Merchandise Langsung di YouTube
Fitur terakhir yang tak kalah menarik adalah pembelian merchandise langsung di dalam platform YouTube.
Dengan fitur ini, penonton dapat membeli barang atau produk dari kreator favoritnya tanpa perlu keluar dari aplikasi.
YouTube ingin menciptakan ekosistem yang memudahkan interaksi antara kreator dan penggemar, sekaligus membuka peluang bisnis baru di dunia digital.
Baca Juga: Mercedes-Benz CLA Listrik Long-Wheelbase, Tampil Elegan, Jarak Tempuhnya Tembus 866 Km
Fitur pembelian merchandise ini rencananya akan diuji coba pada awal tahun 2026, meski belum ada tanggal pasti kapan akan dirilis untuk seluruh pengguna secara global.
Ekosistem Kreator Semakin Kuat
Langkah-langkah baru ini mempertegas arah YouTube untuk menjadikan platformnya lebih dari sekadar tempat berbagi video, tetapi juga sebagai ruang ekonomi kreator yang berkelanjutan.
Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;
Baca informasi menarik lainnya dari penulis: Rizq Azzahra
Dengan hadirnya fitur monetisasi yang semakin beragam, YouTube berharap kreator dapat memiliki lebih banyak cara untuk Berkreasi, dan tentu saja, mendapatkan penghasilan. ***


