POJOKSATU.id - Setelah menunggu beberapa waktu yang cukup lama, akhirnya iPhone 15 dirilis dan menjadi topik perbincangan yang sangat populer di seluruh dunia.
Beberapa minggu setelah peluncuran, bahkan sebelum tiba di Indonesia, pengguna iPhone 15 mulai mengalami beberapa masalah pada seri ponsel terbaru ini.
Meskipun banyak yang memuji produk Apple ini, namun tidak bisa dihindari bahwa iPhone 15 juga memiliki sejumlah kendala yang perlu diperhatikan.
Apple telah mengumumkan beberapa masalah yang menyebabkan iPhone 15 menjadi lebih cepat panas, termasuk keberadaan bug pada iOS 17.
Baca Juga: iPhone 15 Pro dan Pro Max, Ponsel Pintar Pertama dengan Thread, Pelopor Era Baru untuk Rumah Pintar?
Berikut adalah sejumlah masalah yang paling sering menjadi keluhan pengguna iPhone 15.
1. Suhu pada iPhone 15 Cepat Panas
Banyak pengguna iPhone 15 yang telah mengeluhkan bahwa ponsel terbaru dari Apple ini memiliki masalah panas yang signifikan.
Beberapa di antaranya mengungkapkan bahwa perangkat ini cenderung cepat panas, terutama ketika digunakan untuk bermain game.
Selain itu, masalah panas juga muncul saat pengguna merekam video 4K berkualitas tinggi dalam waktu yang lama, yang menyebabkan suhu ponsel meningkat.
Beberapa pengguna bahkan melaporkan bahwa mereka mendengar suara mendesis ketika mengisi daya iPhone 15.
Ada juga yang merasa tidak nyaman saat melakukan panggilan telepon karena perangkatnya cepat panas.
Tes Android Authority menunjukkan bahwa iPhone 15 lebih rentan terhadap masalah panas dibandingkan pesaingnya, seperti perangkat terbaru Google dan Samsung.
Bahkan, 9 to 5 Mac juga mencatat bahwa suhu iPhone 15 bisa mencapai 46,6 derajat Celsius.
Baca Juga: Apple Rugi Rp 3.060 T Gara-Gara China Larang iPhone
2. Masalah Fisik iPhone 15
Pengguna iPhone 15 sering mengeluhkan masalah sidik jari yang mudah terlihat pada rangka bodi perangkat.
Banyak laporan menyatakan bahwa bahan bodi yang baru, yaitu titanium, cenderung meninggalkan sidik jari, debu, dan noda lainnya dengan mudah pada perangkat ini.
Beberapa pengguna bahkan melaporkan goresan atau masalah pada layar perangkat mereka saat pertama kali membuka kotaknya.
Bagi pengguna yang mengalami masalah serupa saat pertama kali membuka kotak iPhone 15, mereka dapat mengembalikan atau menukar perangkat tersebut.
Adapun bekas sidik jari pada rangka bodi yang terbuat dari titanium sebagian besar bersifat sementara dan tidak perlu dikhawatirkan.
3. Banyaknya Bug pada iPhone 15
Saat iPhone 15 pertama kali diluncurkan, beberapa pengguna menghadapi masalah saat mencoba mentransfer data karena perangkat mereka terjebak dalam siklus loop dengan logo Apple yang muncul berulang kali.
Namun, kabar baiknya adalah Apple segera menanggapi masalah ini dengan merilis pembaruan iOS pada hari peluncuran.
Setelah pembaruan ini tersedia, pengguna iPhone 15 akan melihat opsi untuk memperbarui perangkat ke versi iOS terbaru melalui pengaturan.
Beruntungnya, Apple segera merilis pembaruan iOS yang mengatasi masalah ini pada hari peluncuran.
Pengguna yang menghadapi masalah ini dapat dengan mudah mengatasinya dengan melakukan pembaruan iOS melalui pengaturan perangkat mereka.
Baca Juga: Apple iPhone 15 Dalam Sorotan, Antara Tantangan Global dan Inovasi Terkini
4. Kinerja yang Lambat pada iOS
Sebagian pengguna juga mengalami kekhawatiran tentang lag atau kinerja lambat yang terkait dengan penggunaan iPhone 15.
Namun, masalah ini tampaknya lebih terkait dengan pembaruan iOS 17 yang baru saja dirilis daripada perangkat iPhone 15 itu sendiri.
Selain itu, masalah ini juga dapat disebabkan oleh fakta bahwa banyak aplikasi belum diperbarui untuk iOS 17 atau iPhone 15.
Sehingga kinerjanya menurun karena kurangnya penyesuaian antara aplikasi dan sistem operasi yang digunakan.
Apple telah merespons masalah ini dan berencana untuk memperbaikinya segera setelah mereka merilis pembaruan.
5. Mudah Rusak
Ketahanan ponsel merupakan salah satu pertimbangan penting bagi calon pembeli karena dapat memengaruhi seberapa lama ponsel tersebut dapat digunakan.
Namun, sayangnya, pengguna iPhone telah menemukan bahwa iPhone 15 lebih rentan terhadap kerusakan dibandingkan dengan model iPhone sebelumnya.
Pada saat pengujian jatuh yang dilakukan oleh Sam Kohl dari Apple Track, hasilnya menunjukkan bahwa iPhone 14 memiliki tingkat ketahanan yang lebih baik.
Bahkan, iPhone 15 Pro tidak dapat digunakan sama sekali setelah mengalami serangkaian uji jatuh.
Kohl juga menduga bahwa penyebab kerusakan tersebut mungkin bukan hanya berasal dari bahan bodi titanium yang digunakan.
Tetapi juga karena desain tepi yang melengkung pada iPhone 15, yang meningkatkan risiko kerusakan yang lebih serius pada perangkat tersebut.
Baca Juga: Mudah Digunakan, Kenali Lebih Dekat Tentang Apple Pay
6. Tidak Adanya Peningkatan dalam Pengisian Daya
Keputusan Apple untuk beralih ke USB-C merupakan langkah strategis jangka panjang, meskipun hingga saat ini belum terlihat manfaat yang jelas dari perubahan tersebut.
Sebagaimana dilaporkan oleh Toms Guide, iPhone 15 masih menggunakan pengisi daya 20 W seperti model sebelumnya.
Jadi, bagi mereka yang mengharapkan ponsel yang mendukung fast charging dengan koneksi USB type-C, mungkin harus bersabar hingga iPhone 16 tersedia.
Demikianlah beberapa masalah yang seringkali menjadi keluhan para pengguna iPhone 15.
Meskipun demikian, Apple telah mengambil berbagai tindakan untuk mengatasi permasalahan ini.
Sehingga ada kemungkinan bahwa beberapa dari masalah tersebut dapat segera diperbaiki.
Bagi mereka yang sudah membeli iPhone 15 atau berencana untuk membelinya, tetaplah bijak untuk selalu memperhatikan pembaruan perangkat lunak.
Serta mempertimbangkan penggunaan pelindung fisik untuk menjaga perangkat tetap aman dan berkinerja optimal.***
