POJOKSATU.id - Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Harkodia) 2025 di Kabupaten Tangerang berlangsung meriah dan penuh pesan kuat tentang pentingnya membangun budaya antikorupsi.

Acara yang digelar pada Kamis (11/12/2025) itu menghadirkan 213 peserta yang terdiri atas perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku pendidikan, penyuluh PAKSI, hingga aparat penegak hukum.

Dengan mengusung tema “Satukan Aksi Basmi Korupsi”, Pemerintah Kabupaten Tangerang menegaskan bahwa agenda pemberantasan korupsi bukan sekadar slogan, tetapi komitmen nyata yang terus diperkuat setiap tahun.

Baca Juga: Kronologi Penggeledahan Kantor dan Kendaraan PSY, Diduga Gunakan Obat Keras tanpa Resep Dokter

Melalui kegiatan ini, Pemkab Tangerang menunjukkan keseriusan dalam mewujudkan wilayah percontohan integritas melalui berbagai program strategis.

Langkah yang ditempuh antara lain penguatan Manajemen Risiko Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (MSCP) yang menjadi bagian dari supervisi KPK.

Perluasan Zona Integritas di berbagai instansi, serta percepatan digitalisasi layanan publik untuk menutup celah praktik koruptif.

Baca Juga: Wisuda Inkubasi UMKM 2025 Hadirkan Pengusaha Baru, Pemkab Tangerang Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Tak hanya itu, gelaran Harkodia 2025 juga diperkaya dengan berbagai kegiatan edukatif seperti lomba karya tulis, poster digital, serta kampanye publik yang melibatkan pelajar hingga masyarakat umum.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, dalam sambutannya menegaskan bahwa Harkodia bukan hanya ajang seremonial tahunan, tetapi momen untuk memperbarui komitmen bersama.

“Sejak itu, setiap tahun kita berdiri di sini bukan hanya untuk seremonial, tetapi memperbarui janji kita kepada ibu pertiwi bahwa Indonesia harus bebas dari korupsi,” tegasnya, dikutip pojokasatu.id dari tangerangkab.go.id

Baca Juga: Sehari 250 Ton Sampah Diangkut Ke TPA Cikolotok, Walaupun Armada Kurang Dinas LH Bekerja Maksimal

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi bagian dari gerakan antikorupsi, dimulai dari tindakan sederhana.

Menolak gratifikasi, melaporkan pungutan liar, dan menyebarkan pesan antikorupsi menjadi langkah kecil yang berdampak besar dalam menjaga integritas daerah.

Melalui kolaborasi antarinstansi dan partisipasi aktif masyarakat, Pemkab Tangerang optimistis dapat menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih.

Transparan, dan dipercaya publik. Harkodia 2025 menjadi momentum penting mengokohkan langkah menuju Kabupaten Tangerang sebagai daerah berintegritas tinggi.***