POJOKSATU.id - Kondisi Jalan Boyong Legoso Raya, RT 11 RW 14, Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, kembali menjadi sorotan warga.

Akses utama yang menghubungkan permukiman dengan jalan besar itu disebut tak pernah tersentuh pengaspalan hingga lebih dari satu dekade.

Dampaknya, warga setiap hari harus melewati jalan penuh lubang dan permukaan tanah yang tak rata.

Baca Juga: Expo Pendidikan Tinggi KPPTI 2025 Hadirkan Inovasi dan Karya Berdampak dari Seluruh Indonesia

Berdasarkan keterangan warga, kerusakan jalan sudah terjadi sejak 15 tahun lalu dan semakin parah dalam beberapa tahun terakhir.

Ketika musim hujan, lubang-lubang kecil berubah menjadi genangan besar sehingga kendaraan kerap tergelincir. Sementara ketika cuaca panas, debu beterbangan dan mengganggu aktivitas warga sekitar.

Sejumlah pengendara motor mengaku harus ekstra hati-hati ketika melintas, terutama pada malam hari. Minimnya penerangan jalan membuat lubang-lubang di permukaan aspal yang sudah menghilang itu sulit terlihat.

Baca Juga: Warga Pedes Temukan Kerangka Manusia, Polres Karawang Turun Tangan

“Kalau malam, kami harus pelan banget. Banyak yang jatuh karena lubangnya dalam. Sudah lama sekali minta diperbaiki, tapi belum ada kabar juga,” ujar salah satu warga setempat.

Kondisi ini bukan hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada aktivitas usaha kecil yang ada di sepanjang jalan tersebut.

Pengiriman barang menjadi terhambat, sementara pelanggan enggan datang karena akses yang sulit dilalui.

Baca Juga: Kisaran Gaji PPPK Paruh Waktu KBB Dipatok Rp1,5–2 Juta, Cair Januari 2026

Warga mengaku sudah berkali-kali menyampaikan keluhan kepada pihak terkait, namun hingga kini belum ada perbaikan signifikan.

Mereka berharap pemerintah segera memberikan solusi konkret agar akses tersebut aman dan nyaman untuk digunakan.

“Kami tidak minta muluk-muluk, cuma ingin jalan ini diaspal seperti wilayah lainnya. Sudah 15 tahun lebih begini terus,” ungkap warga lain yang ditemui di lokasi.

Masyarakat berharap keluhan yang terus disuarakan dapat segera ditindaklanjuti, mengingat jalan tersebut merupakan jalur vital yang digunakan setiap hari oleh ratusan warga.

Mereka berharap pemerintah setempat turun langsung meninjau kondisi terkini dan mempercepat proses perbaikan.***