POJOKSATU.id -Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan, mengajak masyarakat untuk semakin peduli terhadap isu lingkungan dan pentingnya penghijauan di wilayah perkotaan.

Ajakan itu ia sampaikan saat menghadiri kegiatan Konservasi dan Menanam Pohon Partim Musical 3.0 yang digelar di kawasan Pamulang, Sabtu (8/11/2025).

Dalam sambutannya, Pilar menyoroti tantangan besar yang dihadapi kota-kota modern, termasuk Tangsel, dalam menjaga kelestarian lingkungan di tengah pesatnya pembangunan dan pertumbuhan penduduk.

Baca Juga: Kabar Baik untuk ASN Kutim! Pemkab Pastikan TPP Tak Dipotong Meski Belanja Pegawai Ditekan

“Betul sekali, tantangan di perkotaan seperti Kota Tangerang Selatan adalah permasalahan isu lingkungan, termasuk masalah sampah. 

Polusi udara, ketahanan pangan, dan penghijauan,” ujar Pilar di hadapan peserta kegiatan.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tangsel terus berupaya memperkuat kebijakan yang berpihak pada pelestarian alam.

Baca Juga: Santri Banten Ciptakan Robot dan Smart Garden, Gubernur Andra Soni Puji Inovasi Teknologi di Ponpes Assa’adah

Salah satunya melalui program peningkatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang ditargetkan mencapai 30 persen dari total luas wilayah kota, sebagaimana amanat Peraturan Daerah (Perda) yang telah ditetapkan.

“Memang saat ini Pemkot Tangsel sedang mendorong ruang terbuka hijau mencapai 30 persen sesuai perda yang sudah ditetapkan oleh Pak Wali Kota Benyamin Davnie.

Ini penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem di tengah kawasan perkotaan,” jelasnya.

Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Belum Mulus, Keterbatasan Formasi dan Masalah Data Jadi Penghambat

Kegiatan Partim Musical 3.0 sendiri merupakan kolaborasi antara komunitas Gowes Konservasi dengan masyarakat Parakan Timur, yang menggabungkan unsur olahraga, musik, dan aksi nyata pelestarian lingkungan.

Selain bersepeda bersama, para peserta juga melakukan penanaman pohon di sejumlah titik strategis sebagai simbol kepedulian terhadap bumi.

Pilar mengapresiasi kreativitas penyelenggara dalam mengemas kegiatan ramah lingkungan dengan pendekatan yang menyenangkan dan melibatkan berbagai kalangan.

Mulai dari komunitas sepeda, musisi lokal, pelajar, hingga warga sekitar.

“Dengan event seperti ini, mudah-mudahan memberikan semangat baru kepada kita semua agar selalu kompak, bersatu, dan peduli dengan isu lingkungan.

Baca Juga: Pariwisata Jadi Ujung Tombak Ekonomi Banten, Akses ke Tanjung Lesung Dipercepat

Kita juga harus menjaga ketahanan pangan dan memastikan lingkungan tetap hijau untuk generasi mendatang,” tutur Pilar.

Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

Pilar mengajak warga untuk mulai dari hal kecil, seperti tidak membuang sampah sembarangan, menanam pohon di halaman rumah, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Baca Juga: Mengajar Sambil PPG? Ini Rahasia Pola Istirahat dan Asupan Sehat agar Tak Drop di Masa Ujian!

Ia menambahkan, kegiatan seperti Partim Musical dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain di Tangsel untuk terus menciptakan gerakan sosial yang berdampak positif bagi bumi.

“Setiap tindakan kecil yang kita lakukan untuk alam, akan memberikan efek besar jika dilakukan bersama-sama.

Saya berharap semangat gotong royong dan cinta lingkungan ini terus tumbuh di tengah masyarakat Tangsel,” pungkas Pilar.

Baca Juga: Kulonprogo Larang Snack di Semua Rapat ASN Tahun 2026, Efisiensi Anggaran

Acara Konservasi dan Menanam Pohon Partim Musical 3.0 juga diisi dengan penampilan musik akustik bertema lingkungan, pameran produk daur ulang, serta edukasi tentang pengelolaan sampah.

Kegiatan tersebut menegaskan bahwa kepedulian terhadap bumi bisa dilakukan dengan cara kreatif, menyenangkan, dan penuh kebersamaan.

Dengan semangat kolaboratif antara pemerintah, komunitas, dan warga, Tangerang Selatan diharapkan dapat menjadi kota hijau yang seimbang antara kemajuan pembangunan dan kelestarian alam.***