POJOKSATU.id - Melalui program bertajuk penataan kampung kumuh, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel).
Terus berupaya menghadirkan lingkungan yang layak dan nyaman untuk ditinggali masyarakat.
Program ini menyulap kawasan permukiman padat penduduk menjadi lingkungan tertata, bersih, dan berdaya guna.
Baca Juga: Truk Hantam Pikap Sayur di Ciputat, Sopir Terjebak dan Luka Ringan
Melalui berbagai perbaikan fisik, seperti jalan lingkungan yang kini mulus dengan paving block, saluran air tertata rapi.
Hingga pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) bertenaga surya, wajah kampung diubah menjadi lebih indah dan aman.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, meninjau langsung progres pembangunan kawasan tersebut di Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, pada Kamis (6/11).
Baca Juga: Pemkot Tangsel Perluas Armada Angkut Sampah Sebanyak 81 Unit
Ia memastikan bahwa seluruh pekerjaan berjalan sesuai standar dan manfaatnya sudah dirasakan masyarakat.
“Saya meninjau langsung pekerjaan di Bambu Apus RW 1. Pembangunannya meliputi saluran air, paving block, dan nantinya juga pengaspalan.
Alhamdulillah progresnya bagus dan warga mulai merasakan manfaatnya,” ujar Pilar.
Meski belum rampung sepenuhnya, Pilar menegaskan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan agar hasilnya tahan lama dan maksimal.
“Evaluasinya harus tepat waktu dan kualitas dijaga. Kalau ada paving block yang belum kokoh, segera dipadatkan. Saat hujan besar nanti, kita cek efektivitas salurannya,” tegasnya.
Ia menargetkan seluruh pekerjaan bisa rampung pada awal Desember 2025, meskipun masa kontrak proyek berjalan hingga akhir tahun.
Pilar juga mengapresiasi peran aktif warga RW 1 yang turut mengawal pelaksanaan program tersebut.
“Terima kasih kepada warga, Pak RW, dan Pak RT yang sudah mendukung penuh program ini. Tanpa dukungan masyarakat, pembangunan tidak akan berjalan lancar,” ungkapnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Setujui Skema Baru, Tunjangan Profesi Guru Bakal Dibayar Per Bulan, Mulai Kapan?
Sementara itu, Kepala Bidang Permukiman Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimta) Tangsel.
Anung Indra Kumara, menjelaskan bahwa seluruh pembangunan dilakukan dengan menggunakan material berkualitas serta teknologi ramah lingkungan.
“Jalan lingkungan menggunakan paving block tipe 3D yang kuat dan menarik sepanjang 2.500 meter. Saluran airnya memakai U-Ditch 30x40 agar lebih awet dan mudah dirawat,” jelas Anung.
Baca Juga: Kemenag Sumbar Perkuat Kemandirian Ekonomi Pesantren Melalui Expo di UIN Bukittinggi
Selain itu, Pemkot Tangsel juga memasang sekitar 50 titik lampu jalan tenaga surya di setiap RT, serta membangun empat sumur resapan untuk mengurangi risiko genangan air.
“Lampu PJU solarcell berdaya 40 watt dipasang agar lingkungan lebih terang, hemat energi, dan bebas kabel semrawut. Semua lampu juga bergaransi lima tahun, jadi perawatannya mudah,” tambahnya.
Menurut Anung, program ini bukan sekadar memperbaiki infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup warga.
“Penataan kawasan kumuh adalah bentuk perhatian Pemkot Tangsel agar warga hidup lebih nyaman dan setara dengan kawasan perumahan,” tandasnya.***
