POJOKSATU.id, PANYABUNGAN—Oloan (34) warga Desa Simalagi, Hutabargot, Mandailing Natal (Madina) tewas setelah tertimpa tong pengolahan lumpur batuan mengandung emas ilegal di desa itu, Selasa (22/9) sekira pukul 10.00 WIB.

Korban sempat dilarikan ke salah satu rumah sakit swasta di Kota Panyabungan namun karena mengalami luka-luka parah, nyawa korban tak tertolong.

Tong ini dikelola RT dan HN, warga Kecamatan Hutabargot. Dalam pengerjaan tong emas ilegal, korban bekerja sebagai tukang las.

Baca Juga: Update Korban KM Virgo Transport 8 Meninggal 15 Orang dan 120 Lainnya Masih Hilang

Belum jelas kronologi meninggalnya korban, namun dugaan sementara korban tertimpa tong ukuran besar saat mengecek struktur atau tapakan tong.

Camat Hutabargot Irwansyah SPi yang dikonfirmasi terkait adanya korban meninggal dunia akibat tertimpa tong, mengakui mengetahui ada yang meninggal, namun belum mengetahui penyebab pastinya.

"Memang tadi ada informasi yang meninggal dunia di Desa Simalagi, informasi awal luka-luka sempat dilarikan ke rumah sakit, namun untuk penyebab kematiannya belum diketahui pasti," ungkap Irwansyah melalui panggilan WA.

Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Naik Jadi Penuh Waktu, BKN Mulai Hitung Kebutuhan Anggaran

Sementara itu, Kapolsek Panyabungan AKP D Sinulingga melalui Kanit Reskrim Polsek Panyabungan Ipda Heru Setiawan mengaku belum mendapat informasi dari lapangan terkait ini, dan akan segera melakukan penyelidikan.

"Belum mendapatkan informasi. Kita tanyakan ke Kades terlebih dahulu dan diselidik dulu," sebut Ipda Heru Setiawan.***