POJOKSATU.id, MEDAN-- PT Agincourt Resources (PT AR), pengelola Tambang Emas Martabe, membangun dan merenovasi ruang kelas di lima sekolah yang tersebar di empat kecamatan di Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumut.

Sekolah-sekolah yang dibantu ini antara lain SMP Negeri 2 Batang Toru, SDN 100301 Pargarutan di Angkola Timur, SDN 101303 Batu Godang di Angkola Sangkunur, SMA Negeri 1 Angkola Barat, dan MTs Swasta Mardhatillah di Angkola Barat.

Pembangunan senilai total Rp1,45 miliar ini menjadi bagian dari upaya PT AR dalam mendukung pengembangan kualitas pendidikan di wilayah sekitar tambang.

Baca Juga: Polisi Tembak Pelaku Pecah Kaca Mobil, Kerugian Mencapai Rp 150 Juta: Pengakuan Pelaku Uang Dipakai untuk Dugem

General Manager Operations sekaligus Deputy Director Operations PT Agincourt Resources, Rahmat Lubis, menuturkan pembangunan dan renovasi ruang kelas tidak sekedar bertujuan mewujudkan lingkungan belajar yang baik dan layak, melainkan juga mampu memotivasi siswa untuk belajar lebih semangat dan antusias.

Dengan fasilitas yang lebih memadai, diharapkan siswa dapat lebih fokus dalam menyerap ilmu dan meraih prestasi yang lebih baik.

“Kami percaya bahwa lingkungan belajar yang baik sangat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan. Karena itu, kami berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan infrastruktur pendidikan, terutama di sekitar wilayah operasional kami,” kata Rahmat Lubis dalam keterangan tertulis, Selasa (18/2).

Menurutnya, banyak hal yang dipertimbangkan PT Agincourt Resources (PT AR) dalam memutuskan sekolah yang tepat menerima bantuan.

Tidak hanya kondisi bangunan yang kurang layak, perbandingan luas bangunan dan jumlah peserta didik juga dikaji dan disesuaikan dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 Tahun 2007 tentang Standar Sarana dan Prasarana untuk SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA.

Baca Juga: Presiden Ketujuh Ungkap Tak Ada yang Berani Kritik Prabowo, Dikit-dikit yang Salah Jokowi

“Pertimbangan lain yakni usulan dari sekolah dan Dinas Pendidikan sehingga tidak ada tumpang tindih antara bantuan pemerintah dan PT AR. Kami juga memprioritaskan bantuan kepada sekolah yang belum menerima dukungan dari kami,” ujar alumni ITB ini.

Bantuan pembangunan dan renovasi ruang kelas belajar diharapkan dapat berkontribusi untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

SDGs 4 ini menargetkan pendidikan yang inklusif dan merata serta meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat untuk semua.

Secara konsisten, PT AR mengalokasikan anggaran khusus untuk pembangunan dan renovasi ruang kelas serta sarana dan prasarana pendidikan.

Baca Juga: KELUAR BOCORAN Jadwal Pencairan Tunjangan Insentif GBPNS 2025 Kemenag, Dibagi Menjadi 3 Tahapan Ternyata!

Sepanjang 2024 saja, PT AR telah mengucurkan Rp3,68 miliar untuk membangun dan merenovasi ruang kelas serta menyediakan komputer dan peralatan pendukung kepada 16 sekolah di Tapanuli Selatan.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Angkola Barat, Salamat Siregar, mengungkapkan apresiasi yang mendalam kepada PT AR atas dedikasinya dalam mendukung kemajuan pendidikan, termasuk di sekolah yang dipimpinnya.

Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya memenuhi standar yang telah ditetapkan, tetapi bahkan melampaui ekspektasi dengan berbagai fasilitas tambahan seperti meja dan kursi bagi siswa dan papan tulis (whiteboard).

“Semoga bantuan ini dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif dan inspiratif bagi para siswa sehingga siswa dapat terus bersemangat mengembangkan potensi diri, dan pada akhirnya terwujud pendidikan berkualitas yang menjadi fondasi penting bagi masa depan siswa dan kemajuan daerah ini,” kata Salamat.

Selain infrastruktur pendidikan, PT AR memiliki sederet program lain di bidang pendidikan. Program tersebut antara lain Beasiswa Martabe Prestasi dan Pembelajaran Terfokus, pengembangan kelas unggulan tingkat SMP dan SMA, program kemitraan pengembangan 3 sekolah menengah kejuruan, serta peningkatan kapasitas dan pemberdayaan guru.***