POJOKSATU.id, DELISERDANG-Laga derby Sumatera mempertemukan PSMS kontra Sriwijaya FC akan tersaji pada pertandingan perdana babak playoff degradasi Liga 2, Minggu sore, Stadion Baharuddin Siregar, Lubukpakam.

Laga PSMS kontra Sriwijaya FC di playoff degradasi ini penting bagi kedua tim untuk menentukan langkah bertahan di Liga 2 atau terjun ke Liga 3.

Terutama bagi PSMS, yang berlaku sebagai tuan rumah, kemenangan perdana di babak ini akan memundahkan untuk menatap lawan lainnya di Grup H.

Pelatih PSMS Medan, Nil Maizar, menegaskan bahwa timnya telah siap secara fisik, taktik, dan mental untuk memenangkan laga ini, meskipun Sriwijaya mendapat amunisi pemain dari tim-tim lain.

Baca Juga: Gegara Bikin Konten di Depan Rumah Korban Kebakaran di LA, Uya Kuya Dihujat Netizen hingga Namanya Trending di X

"Untuk menghadapi Sriwijaya FC, kita sudah siap secara fisik, teknik, taktik, dan mental. Kita tahu bahwa Sriwijaya menambah beberapa amunisi pemain, seperti dari Biak dan Bandung," kata Nil Maizar dalam konferensi pers jelang laga, Sabtu, 18 Januari 2025.

Nil Maizar mengatakan telah mempelajari dan mengevaluasi kelemahan serta kekuatan Laskar Wong Kito-julukan Sriwijaya FC.

"Mudah-mudahan di pertandingan semuanya berjalan lancar dan kita bisa memaksimalkan pertandingan untuk memetik kemenangan," sambungnya.

Nil Maizar juga memastikan bahwa semua pemain utama dalam kondisi siap tempur, termasuk bek Sebastijan Antic yang beberapa kali absen sebelumnya karena cedera.

Baca Juga: Bu, Ibu ... Maap-Maap Nih Ya, ASN DKI Jakarta BOLEH POLIGAMI, Kepala BKD Sebut Aturan Ini BUKAN HAL BARU, Begini Penjelasannya

"Semua pemain starting eleven bisa main. Antic, insya Allah, bisa main. Banyak yang absen waktu sebelumnya seperti (Fabio) Gama, (Sebastijan) Antic, dan (Irwanto) Bajo, tapi insya Allah besok bisa main semuanya," tegasnya.

"Ini sangat menentukan perjuangan kami di Liga 2. Saya harap suporter tidak lelah mendukung dan memberikan semangat, karena tanpa kalian perjuangan ini akan sia-sia," tambahnya.

Kapten tim, Rachmad Hidayat, menambahkan bahwa timnya memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk meraih tiga poin di pertandingan penting ini.

"Alhamdulillah, semua pemain sudah siap, termasuk Antic yang mulai latihan. Besok kita optimis harus ambil poin. Tidak ada lagi tawar-menawar, karena tidak ada lagi pertandingan lain. Besok adalah harga mati, mudah-mudahan PSMS bisa meraih tiga poin," bebernya.

Baca Juga: Bikin Konten Tanpa Izin, Uya Kuya Ditegur dan Diusir Pemilik Rumah Korban Kebakaran di Los Angeles, Dipertanyakan Empatinya

Rachamd juga mengajak para suporter untuk memberikan dukungan penuh di laga krusial ini.

"Walaupun mohon maaf ini playoff, kita tetap butuh dukungan suporter. Kehadiran kalian sangat berarti untuk memberikan semangat kepada kami di lapangan," ungkapnya.

Sedangkan, asisten pelatih Sriwijaya FC, Amirul Mukminin menjelaskan ke Sumatera Utara (Sumut) membawa 17 pemain.

"Ada beberapa pemain tambahan yang baru bergabung dua hari sebelum keberangkatan. Semua pemain dalam kondisi sehat walafiat dan siap memberikan yang terbaik di pertandingan melawan PSMS," ujarnya.

Baca Juga: Data Korban Kebakaran Glodok Plaza, 8 Jenazah Dievakuasi ke RS Polri, Ini Nama Dilaporkan Hilang

Ia menyebut bahwa tambahan pemain baru ini memberikan opsi lebih baik untuk taktik dan pergantian pemain, sesuatu yang sebelumnya menjadi kendala tim, termasuk pada laga penyisihan terakhir menghadapi PSMS Medan.

"Di pertandingan sebelumnya, problem terbesar kami adalah minimnya jumlah pemain, hanya ada satu pergantian. Tapi sekarang, Alhamdulillah, ada tambahan pemain, sehingga kami lebih fleksibel untuk taktik dan rotasi. Kami optimis akan memberikan yang terbaik, dan mudah-mudahan bisa membawa poin dari sini," jelasnya.

Amirul juga mengakui keunggulan PSMS Medan yang dihuni pemain berpengalaman dan dilatih oleh pelatih kawakan, Nil Maizar.

"PSMS adalah tim bagus dengan materi pemain berpengalaman, ditambah coach Nil Maizar yang sudah malang melintang di sepak bola nasional. Tapi kami akan berusaha melakukan perlawanan dan bermain sebaik mungkin sesuai arahan coach Hendri Susilo," tuturnya.

Baca Juga: DTKS Tidak Dihapus, Hanya Disesuaikan Dalam Penyaluran Bantuan Pangan Bansos Beras 10 kg

Amirul menegaskan bahwa persaingan di babak playoff degradasi ini sangat ketat, dengan peluang semua tim masih terbuka lebar. Di Grup I, ada PSMS, Sriwijaya FC, Nusantara United dan Persikota Tangerang.

"Keempat tim di grup ini sama-sama bagus dan punya peluang yang sama untuk bertahan. Kami semua pasti akan berusaha maksimal sampai pertandingan terakhir," tutupnya.

Sementara itu, dari head to head musim ini, Ayam Kinantan-julukan PSMS unggul, karena mampu menahan imbang 0-0 Sriwijaya pada putaran I Liga 2 di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Sabtu sore, 12 Oktober 2024.

Kemudian, PSMS Medan menang 1-0 atas Sriwijaya FC di Stadion Baharoeddin Siregar pada 11 Januari 2025. Ini laga pamungkas babak penyisihan grup 1 Liga 2, sebelum akhirnya kedua tim masuk playoff degradasi karena gagal ke 8 Besar. ***