POJOKSATU.id, DELISERDANG-Komitmen peduli terhadap lingkungan ditunjukkan PT Pegadaian bersama suporter PSMS Medan, dengan menggelar aksi bersih-bersih di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Sabtu, 11 Januari 2025.

Aksi bersih stadion dari sampah itu dilakukan saat jeda babak pertama dan setelah laga PSMS melawan Sriwijaya FC. Dimana suporter yang duduk di tribun mengutip sampah di lokasi dan menempatkannya dengan plastik hitam berukuran besar.

Kegiatan yang bertajuk "Bersih Indah Stadion" bertujuan agar menciptakan lingkungan bersih serta mendukung pengelolaan sampah stadion secara berkelanjutan.

Baca Juga: LOWONGAN KERJA Bank Mandiri (Persero) Tbk untuk Lulusan S1 dan S2, Cek Posisi yang Tersedia, Batas Waktu 31 JANUARI

Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan PSMS Medan, Irsan Lubis, menyampaikan bahwa aksi tersebut bekerja sama dengan bank sampah lokal di sekitar kawasan stadion.

“PT LIB menggandeng Bank Sampah untuk pengelolaan sampah selama pertandingan. Ini langkah awal untuk menjadikan stadion sebagai contoh lingkungan yang bersih,” ujarnya.

Menurutnya, panpel juga sudah meminimalisir sampah dengan melarang penonton membawa botol mineral. Sehingga penonton hanya boleh membawa plastik dan itu dijaga di pintu masuk.

Diketahui Aksi Bersih Indah Stadion sebenarnya dilakukan setiap pertandingan. Nantinya akan terus dilakukan hingga berakhirnya kompetisi.

Baca Juga: Update 12 Januari 2025 Perkembangan Statistik Pengumuman Seleksi CPNS 2024

Direktur Bank Sampah Anyelir Medan, Muhamad Iskar, yang juga menjadi pemateri kegiatan sebelumnya, kembali menekankan pentingnya peran suporter dalam menjaga lingkungan.

“Sebanyak 58 persen sampah berasal dari rumah tangga. Saya mengajak suporter bertanggung jawab menyelamatkan bumi dari pencemaran dengan mengelola sampah anorganik dan organik,” kata Iskar.

Aksi bersih stadion ini merupakan penutup dari rangkaian kegiatan Pegadaian Peduli yang sebelumnya telah menggelar coaching clinic sepak bola dan edukasi pengelolaan sampah serta pemberdayaan UMKM di Aula Dispora Sumatera Utara.

Baca Juga: Taklukkan Sriwijaya FC, PSMS Finis di Urutan Empat Grup 1, Siap Jajal Play-off Degradasi

Sosialisasi tersebut melibatkan pelaku UMKM, suporter, dan pihak berkompeten yang memberikan pemahaman tentang pengelolaan sampah menjadi barang bernilai ekonomi.

Deputi Bisnis Area Medan 1 PT Pegadaian, Anwar Hidayat, mengungkapkan tujuan dari program ini. “Kami ingin mendorong suporter tidak hanya mencintai klub PSMS tetapi juga peduli pada kebersihan stadion dan lingkungan. Selain itu, kami mendorong mereka mengembangkan usaha melalui pembiayaan UMKM,” jelas Anwar.

Sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan tersebut juga melibatkan penanaman pohon di area komplek Sumut Sport Center. “Kami harap suporter PSMS Medan dapat menjadi duta lingkungan dan terus menjaga kebersihan stadion sebagai kebanggaan bersama,” jelas Anwar. ***