POJOKSATU.id, DELISERDANG-Skuat PSMS Medan menuntaskan laga pamungkas babak penyisihan Grup 1 Liga 2 dengan meraih kemenangan 1-0 atas Sriwijaya FC, di Stadion Baharoeddin Siregar, Deliserdang, Sabtu sore, 11 Januari 2025.

Gol tunggal kemenangan PSMS dicetak oleh Dwi Rafi Angga pada menit ke-40. Ini berkat umpan dari Rachmad Hidayat yang berhasil lepas dari kawalan pemain Sriwijaya FC, Fauzan Hanif di sisi kanan pertahanan lawan.

Kemenangan ini menempatkan PSMS finis urutan keempat Grup 1 dengan poin 26. Ini juga menjadi pelipur lara bagi skuat Nil Maizar itu usai gagal lolos ke babak 8 besar. Dan, kini bisa fokus ke babak play off degradasi.

Baca Juga: Lolly Kabur dari Rumah Aman, Nikita Mirzani Kirim Pesan Menyentuh : Jaga Diri Baik-baik Nak, Pintu Rumah Ami Terbuka untuk Kamu

Sedangkan Sriwijaya FC, kekalahan ini membuat mereka tetap berada di urutan delapan dengan 14 poin. Sama dengan PSMS, tim Laskar Wong Kito ini menjalani play off degradasi ini.

Usai pertandingan, pelatih PSMS, Nil Maizar mensyukuri kemenangan tersebut walau tidak diraih dengan mudah.

Pemain PSMS, Reyki Fariz menambahkan optimis menatap babak playoff dengan hasil kemenangan ini. Apalagi, sebelum laga akhir penyisihan grup ini, pemain mendapat materi porsi latihan tambahan oleh pelatih.

Baca Juga: Berikut 4 Provinsi yang Akan Dibangun Sekolah Unggulan Garuda oleh Kemendiktisaintek!

"Walau cuma diberi sedikit menit bermain tapi tetap bersyukur. Semoga ini menjadi lebih baik lagi. Semoga apa yang kita lakukan selama ini di babak playoff bisa lebih baik lagi," katanya.

Sedangkan asisten pelatih Sriwijaya FC, Amirul Mukminin mengakui laga tersebut memang cukup sulit, apalagi hanya memiliki satu kesempatan melakukan pergantian pemain akibat minimnya skuat yang dibawa. Begitupun, ia tetap apresiasi perjuangan keras pemain yang mampu memberikan perlawanan kepada tuan rumah.

"Jujur dengan segala kekurangan dan bisa dilihat kami hanya punya satu kesempatan mengganti pemain karena hanya itulah yang punya. Tapi, anak- anak sudah menunjukkan bagaimana mereka mau bermain maksimal dan bertarung sampai pluit akhir," kata Amirul.

Baca Juga: Admin Gerindra Peringatkan Waspada Penipuan Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis MBG!

Sang kapten tim Sriwijaya, Tegar Hening mengakui permasalahan yang terjadi pada kondisi internal di manajemen klub memang berpengaruh pada performa tim hingga laga akhir penyisihan grup. Begitupun, Tegar tak ambil pusing dengan hasil laga.

"Teman-teman sudah berjuang dengan keadaan Sriwijaya yang apa adanya banyak problem finansial. Kita sudah menyelesaikan pertandingan sampai akhir," ujarnya. ***