POJOKSATU.ID, MEDAN - Sebanyak 10 orang anggota geng motor diamankan Polres Pelabuhan Belawan, pada Minggu (17/11/2024) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Dari 10 anggota geng motor tersebut, satu orang diantaranya masih kategori anak-anak.

Polres Pelabuhan Belawan menangkap anggota geng motor tersebut di Warung Kuphi Aceh, Jalan Veteran Pasar 7, Desa Manunggal.

Ke-10 anggota geng motor yang diamankan adalah WK (20) yang diketahui sebagai ketua genk, SGS (18), AZ (18), AS (19), MW (21), MP (24), MRS (18), HS (18), MAI (18), dan R (17).

Baca Juga: Tak Hanya Aliando Syarief, Ini Deretan Artis yang Dihujat Gegara Pacaran dengan Anak di Bawah Umur

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban, melalui Kasat Reskrim AKP Riffi Noor Faizal, menjelaskan bahwa penangkapan berawal dari informasi warga mengenai aktivitas mencurigakan genk motor yang melintas di Gang Perbatasan Marelan sambil membawa senjata tajam.

"Kami menerima laporan bahwa ada sekelompok genk motor yang membawa sajam melintas di wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, kami segera melakukan penyelidikan dan mengetahui bahwa mereka berada di Warung Kuphi Aceh," ujar AKP Riffi Noor Faizal.

Dari hasil introgasi awal, diketahui bahwa para pelaku adalah anggota genk motor Sena dan sedang merencanakan penyerangan terhadap genk motor lain, yakni Marelan Berdarah.

Baca Juga: Ahmad Sahroni Bantah Ivan Sugianto Pemilik Club Malam Valhalla: Dia Cuman Tukang Service Hp

"Para pelaku mengakui bahwa mereka sedang bersiap untuk melakukan aksi penyerangan terhadap kelompok rival mereka. Ini sangat berbahaya karena berpotensi menimbulkan keributan dan gangguan kamtibmas," tambah AKP Riffi Noor Faizal.

Dalam penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah corbek panjang, tiga unit sepeda motor, dan delapan unit telepon genggam milik para pelaku.

Baca Juga: Miris! Driver Taksi Online Dianiaya Pengemudi Arogan di Tol Jakarta, Diduga Pelakunya Dipengaruhi Miras

"Saat ini, kesepuluh anggota genk motor tersebut sudah kami amankan di Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya. ***