POJOKSATU.id, MEDAN-Gelaran INRelease Fest berjalan dengan seru di Polonia Sky Park, pada Sabtu, 30 Maret 2024. Edisi pertama yang digelar pada bulan Ramadan ini menampilkan empat band Medan.
Keempat band yang tampil di ajang INRelease Fest Edisi Pertama ini adalah Luang, JVS, Rebel Diamond dan Vertical.
Aksi keempat band dimulai sesuai salat tawarih atau sekira pukul 21.30 WIB.
Vertical membuka INRelease Fest dengan menyanyikan dua lagu cover and the Backbone berjudul Alibi dan Musnah.
Baca Juga: Pastikan Penyaluran BBM Lancar Jelang Mudik Lebaran 2024, Polres Tanjungbalai Pantau Sejumlah SPBU
Band yang beranggotakan Erick Kelana (vocal), Ali (bass), Arya (Gitar) dan Joko (drum) ini menutup penampilannya dengan membawakan lagu yang baru mereka rilis pada Februari lalu berjudul Anomali Tragedi.
Penampil kedua adalah Rebel Diamond, band yang masuk nominasi di Anugerah Musik Medan (AMM) kategori rock.
Beranggotakan Julian Feisal (vocal), Tri (bass), Gibran (gitar) dan Andre (drum) itu mengawali aksinya dengan lagu cover With or Without You dari U2.
Baca Juga: Jelang Lebaran 2024, Polres Langkat Awasi SPBU di Jalinsum, Pastikan Tak Ada Kecurangan
Kemudian, dilengkapi dengan tampil membawakan single dari Rebel Diamond berjudul Merajuk Jiwa. Lalu, meng-cover lagu Nirvana berjudul 'All Apologies' dan diakhiri dengan lagu milik mereka sendiri 'Melawan Gelap'.
Julian Feisal vokalis Rebel Diamond menjelaskan lagu karya mereka sudah bisa diperdengarkan di berbagai platform musik.
"Spotify, Joox, YouTube Music, hampir semua platform," ujarnya.
Panggung Polonia Sky Park semakin seru dengan kehadiran band ketiga JVS. Rama sang vokalis menyebut JVS merupakan singkatan dari Jamming and V Sixty, merujuk kesukaan mereka pada musik dan kopi.
Band ini beranggotakan Rama (vokal), Iwan (bass), Arki (Gitar), Pay (drum) ini mengawalinya dengan single mereka berjudul 'Lebih dari Cukup'. Dilanjutkan dengan cover lagu Drive "Akulah Dia" dan Gigi "Amnesia dan "Ada Anak Bertanya pada Bapaknya"
Penampilan JVS yang energik ditutup dengan single mereka berjudul Patah Hati.
Kemudian, INrelease Fest dituntaskan dengan penampilan band Luang. Band yang terbentuk 2019 itu membawakan 4 lagu. Beranggotakan Heru (bass), Ari (drum), Lulik (gitar) dan Fariz (vokal).
Mereka membawakan 4 dari 9 karyanya. Diawali dengan Pasti Ada Jalan, Sebatas Teman, Pelangi dan Bintang, ditutup dengan Shawalat. Lagu terakhir baru dirilis di bulan Ramadan ini.
Tri mewakili INRealease mengatakan even ini merupakan yang pertama dan diharapkan terus berlanjut untuk menjadi panggung bagi anak-anak Medan yang sudah menelurkan karyanya.
"Band ini yang kami pilih dan kami anggap 4 band ini eksis dan konsisten memperjuangkan karyanya. Jadi panggung ini untuk musisi-musisi Medan yang sudah masuk ke level industri," ujarnya.
"Syarat main di sini tidak hanya punya karya. Tapi karya ini sudah didistribusikan lewat digital seperti Spotify, YouTube dan lain-lain. Kita mau anak Medan bangga dengan karyanya," jelasnya.
Tri mengatakan akan ada panggung-panggung INRelease Fest berikutnya yang akan mewadahi musisi Medan.
"Kami ingin ke depannya ingin guest starnya dari luar. Contoh band Indie yang militan tanpa bantuan label, mereka bisa naik nasional. Spirit itu yang pengin saya tawarin," pungkas Tri. ***
