POJOKSATU.id, AKTRIS Nirina Zubir mendapat kabar buruk di bulan Ramadhan ini. Pasalnya, mantan asisten rumah tangga (ART) yang menggelapkan sertifikat tanah milik ibunya malah melakukan gugatan balik.
Mantan ART yang bernama Riri Khasmita itu menggugat Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan (BPN) DKI Jakarta, karena telah mengembalikan surat tanah yang selama ini digelapkan itu.
Nirina Zunir menunjukkan surat panggilan dirinya untuk ikut hadir di Pengadilan Tata Usaha, Jakarta, pada 2 Selasa April 2024.
Oleh karena itu, Nirina membuat surat terbuka untuk sang mantan ART atas tindakan yang terbilang luar biasa itu.
"Surat terbuka untuk Riri Khasmita. Apa lagi sih ini? Masih aja pake acara turut menggugat saya untuk kasus tanah yang anda dan teman-teman anda lakukan terhadap kami sekeluarga?," tulis mantan VJ MTV itu, di Instagram-nya, Senin, 1 April 2024.
"Sekarang pake acara menggugat Kepala Kantor Wilayah BPN DKI Jakarta karena telah mengembalikan surat tanah kepada kami yang jelas-jelas adalah ahli waris dari mama kami?," sambungnya.
Dia heran apa yang dibuktikkan Riri dengan aksi ini. Nirina pun mengingatkan berbagai kejahatan yang sudah disudah dilakukan mantan ART itu.
"Iya kok, kami tau adik anda masih sekolah di Kuala Lumpur dari aliran dana taah mama kami, kami tahu. Bisnis forzen food anda yang dari uang mama kami masih berjalan, kami juga tahu. Apa perlu saya angkat lagi supaya seluruh Indonesia tahu?," ungkapnya.
Istri Ernest Fardiyan Sjarif ini menegaskan tadinya masih berbesar hati untuk membiarkan semua itu, karena itu urusan duniawi jadi tanggung jawab Riri di akhirat nanti.
"Tapi kok anda enggak kelar-kelar mau menggangu kedamaian keluarga kami terus? Ya ampun, anda begini ke kami di bulan puasa ini?," tukasnya.
"Gak cukup ya 4-5 tahun kami urusin urusan tanah ini dan 10 tahun mama saya menghidupi keluarga anda dan akhirnya dizalimi, masih kurang ya?" sambungnya.
Nirina Zubir memastikan akan menghadiri sidang besok, dia ingin melihat langsung Riri. "Saya juga mau mengingat kembali wajah orang yang menghianati dan menyakiti ibu saya!," tandasnya.
Dia juga mengundang awak media, agar bisa menyaksikan bagaimana kasus ini dipersidangkan. "Jangan kasih ruang kepada mafia tanah, mari teman-teman kita kawal," pungkasnya. ***

