POJOKSATU.id, NIKITA Mirzani mengungkapkan ada dua orang yang memprovokasi atau mencuci otak sang putri Lolly, sehingga makin menentang dirinya sebagai ibu.
Dia juga membeberkan bagaimana awal berseteru dengan Lolly yang masih berkepanjangan hingga saat ini.
Nikita mengatakan awalnya dia meminta tolong ke Lolly akan mau menyampaikan pesan ke Antonio Dedola, mantan suami ketiga Nikita. Namun, ditolak.
"Gua itu minta tolong ke dia (Lolly), karena dia bisa komuikasi sama itu laki. Gua minta tolong kasi tahu dia bahwa apa yang dia lakuin itu tidak baik, membawa barang-barang gua dari rumah apalagi barang dari bokap. Guab minta dikembalikan," ujarnya dilansir dari Podcast Denny Sumargo.
Kemudian, Lolly benar-benar berpihak ke Antonio. Menurut Nikita, karena pria asal Jerman itu membiarkan Lolly berbuat sesuka hati.
"Mungkin karena didukung mau salah mau benar sama ini laki, jadi dia lebih condong ke si laki-laki," sebutnya.
"Mungkin si laki-laki dendam sama gua, using ini anak juga, terlena karena dibebasin," sambungnya.
Nikita menjelaskan sebagai ibu tentu punya aturan yang diterapkannya ke anak-anaknya, termasuk ke Lolly.
"Kalau sama gua ada peraturan, punya anak perempuan sama anak laki-laki beda treatmentnya, kekhawatiran gue lebih besar dibanding anak laki-laki," tegasnya.
Pun, dirinya tak membantah kalau dibilang mengekang putrinya. Namun, dia membebaskan anaknya jalan, asal ditemani asisten rumah tangga.
"Gua mengekang betul gua mengekang, kalau dia pergi teman-temannya boleh sendiri, dia gua kasih satu pembantu buat mengikuti. Itu menrut dia adalah kekangan yang harusnya tidak terjadi," jelasnya.
Dari perseteruannya dengan Lolly, Nikita mengungkapkan kesedihan mendalam. Dia tak menduga anak yang dilahirkannya dan dibesarkan seorang diri, malah menghujani dengan kata-kata kasar.
Baca Juga: Kaget Dituduh Penyebab Meninggalnya Jupe dan Olga Syahputra, Icha Annisa : Buktikan Kalau Itu Benar
"Sampai ada kata-kata binatang, banyak sekali bikin berita bohong. Biasanya kalau ada orang yang menjelekkan gua (gua balas), tapi gua enggak mau, karena dia anak gua," ujarnya.
Sayangnya, Nikita mendapati sikap diamnya direspon kontradiktif oleh Lolly. "Sampai bilang keluarga gua toxic, padahal sampai sata ini orang enggak tahu siapa keluarga Nikita Mirzani, keluarga gue sakit hati," ungkapnya.
Dari situ, keluarga berdiskusi hingga semua sepakat mengikhlaskan Lolly.
"Sampai keluarga bilang ikhlasiin saja, apa yang jadi kehendaknya. Dia mau bebas silahkan, kalau terjadi apa-apa, naudzubillahi mindzalik, (kalau meninggal) kita ambil mayatnya kita kuburin di Indonesia, sampai segitunya," sebutnya.
Dia juga mengungkap selain mantan suami, ada satu orang lain yang mencuci otak Lolly. Meski tak menyebut nama, netizen menduga Fitri Salhuteru. Keduanya dulunya adalah sahabat sangat dekat, namun belakangan bak musuh.
"Terus ada lagi yang masuk ini, dulu orang yang salah satu dekat sama gua juga mem-brainwash dia," ujarnya.
Nikita mengetahuinya saat masuk ke DM Instagram putrinya, hingga mendapati pesan dari seseorang itu. Pesan itu berisi dukungan dari diduga Fitri Salhuteru ke Lolly.
"Oh ternyata orang ini ikut andil merusak pikiran ini anak, gua pernah masuk ke DM-nya, naluri ibu. Karena kalau di rumah ini anak baik, berarti pilihan gua tepat menjauhi ini orang," beber Nikita Mirzani. ***

