POJOKSATU.id, DELI SERDANG - Kecelakaan kereta api kembali terjadi di Kabupaten Deli Serdang.

Kali ini kerta api Lilawangsa U87 bertabrakan dengan mobil Honda Mobilio di perlintasan kereta yang berada di Jalan Paya Bakung, Desa SM Diski, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (30/3/2024).

Akibatnya empat orang yang berada di dalam mobil meninggal dunia.

Baca Juga: Polsek Kotarih Tangkap Kakak-Adik Bisnis Narkoba di Bintang Bayu, 5,11 Gram Sabu Diamankan

Berdasarkan informasi yang diperoleh bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 10.20 WIB saat KA Lilawangsa U87 datang dari arah Binjai menuju Medan.

Namun, pada saat di lokasi mobil tersebut melintas hingga terjadi tabrakan.

Kasat Lantas Polrestabes Medan Kompol Andika Temanta Purva mengatakan bahwa kecelakaan itu terjadi akibat kelalaian pengemudi Mobil Honda Mobilio No Pol BK 1278 GI.

Baca Juga: Pendaftaran Mudik Gratis Bareng Kemenhub 2024 Kembali Dibuka, Begini Caranya

"Dugaan sementara, pengemudi Honda Mobilio kurang berhati-hati saat melintasi perlintasan KA. Tidak ada palang pintu maupun petugas yang menjaga saat kejadian terjadi. Hal inilah yang menyebabkan tabrakan antara Mobilio dengan KA Lilawangsa," ungkap Andika.

Akibat kecelakaan itu, pengemudi Mobilio, yang diketahui bernama A, dan penumpangnya yang juga bernama A, serta S, Supiyah, dan Lina Susilawati, semuanya meninggal dunia akibat luka parah akibat benturan.

"Mobil Honda Mobilio mengalami kerusakan parah, sementara KA Lilawangsa hanya mengalami sedikit kerusakan pada bagian samping kiri. Posisi tabrakan terjadi di bagian depan dan samping Mobilio," jelas Kompol Andika.

Baca Juga: Beasiswa Djarum untuk Mahasiswa S1/Diploma 4, Pendafatran Dibuka hingga 30 Mei 2024, Cek Syaratnya di Sini

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dan tanggung jawab dalam kecelakaan ini.

Kompol Andika juga mengingatkan kepada seluruh pengemudi untuk selalu berhati-hati ketika melintasi perlintasan KA dan memperhatikan petunjuk seperti palang pintu serta petugas yang bertugas.

"Diharapkan kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pengemudi agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan memperhatikan tanda-tanda di perlintasan KA," tandas Andika. ***