POJOKSATU.id, PANYABUNGAN— Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Arie Sofandi Paloh menyampaikan kabar terbaru terkait kasus Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Kotanopan.
Menurut Kapolres yang baru datang ke Madina ini, perkembangan kasus PETI di Kecamatan Kotanopan, masih dalam penyelidikan mereka.
“Kami masih tahap penyelidikan, pelaku penambang sedang kami telusuri dari penyewaan alat berat ini, karena pada umumnya pelaku menyewa alat dari luar kota,”ungkap Kapolres Madina via WhatsApp (WA), Rabu (13/03/2024).
Alumni Akpol 2005 itu menuturkan bahwa dirinya sedang ada kegiatan rapim di Polda Sumut di Medan, dan sekembalinya dari kegiatan tersebut ke Polres Madina, akan menggelar konfers terkait perkembangan penyelidikan kasus PETI Kotanopan.
“Insya Allah sekembalinya saya dari Polda, kami gelar terkait perkembangan penyelidikan,” tandasnya.
Diketahui, adanya tindakan pengamanan terhadap operasi PETI di Kecamatan Kotanopan, Senin (04/03/2024) lalu mendapatkan apresiasi dari berbagai elemen masyarakat.
Baca Juga: 4 Artis Raih Kursi DPR RI dari Dapil Jawa Timur, 6 Orang Selebritis Gagal, Kebanyakan dari PDIP
Dimana Polres Madina yang melakukan penertiban dan pengamanan dua unit alat berat ekskavator, dipimpin langsung Kapolres Madina AKBP Arie Sofandi Paloh bersama PJU Polres Madina serta Subdenpom.
Informasi yang dihimpun wartawan, malam itu sekira pukul 22.00 WIB, kedua alat berat yang diamankan diboyong memakai Terado ke mako Polres Madina di Panyabungan.***



