POJOKSATU.id, JAKARTA - Artis Raffi Ahmad kembali jadi sorotan. Potongan video itu "berjudul Raffi Ahmad diringkus polisi karena terlibat kasus pencucian uang Rp 271 triliun, Nagita Slavina ngamuk".

Dalam video tersebut, Raffi Ahmad bersama istrinya Nagita Slavina didatangi sekelompok orang di dalam ruangan.

Beberapa orang tersebut tampak seperti aparat kepolisian. Mereka membawa map berwarna kuning. Map itu diduga berisi surat panggilan dari kepolisian.

Baca Juga: Ahmad Fanny Rofiuddarojaat, Pria Asal Cirebon Ini Lolos Program Project 100 Jadi Tim Pendamping Walikota Bogor

Nagita Slavina tampak menghalang-halangi sekelompok orang yang hendak menangkap suaminya. Bahkan, dia sempat membanting sesuatu sambil berteriak.

"Apa bapak urusan sama suami saya," tanya Nagita Slavina.

"Mau ambil mobil euy," jawab salah satu pria.

Baca Juga: Terbesar dalam Sejarah Kemenag, 110.553 Formasi PPPK dan CPNS TA 2024 Disetujui Menpan RB

Nagita Slavina lantas menanyatakan tidak bersedia suaminya ditangkap polisi.

Raffi Ahmad yang berdiri di samping istrinya menyatakan siap dipanggil kapan saja.

"Kalau saya sih tidak masalah, siap. Datang, dipanggil kapan saja," kata Raffi.

Baca Juga: Pamer Rambut Cepaknya, Song Kang Resmi Jalani Wajib Militer Hari Ini

Nagita Slavina tidak terima. Ia tetap tidak mau suaminya dibawa oleh polisi.

"Mau ngerjain suami saya,"? tanya Nagita dengan suara tinggi.

"Mau ngerjain dari mana, ini serius Bu. Selesaikan di kantor," jawab seorang pria di dalam video itu.

Potongan video ini sempat menjadi perbincangan ramai di media sosial. Terlebih, belakangan unu Raffi Ahmad kerap dikaitkan dengan kasus pencucian uang.

Raffi Ahmad kemudian memposting ulang potongan video tersebut di Instagramnya @raffinagita1717 pada Selasa, 2 April 2024.

"Hadeuhhh .... ini tuh konten PRANK , jadi gw di PRANK 5 tahun lalu di youtube channel @attahalilintar," tulisnya.

Ia meminta agar warganet tidak percaya dengan berita hoax yang menyebut Raffi Ahmad ditangkap polisi karena kasus pencucian uang.

"Jadi jangan percaya kalo ada pihak yang tidak bertanggung jawab dan meng-edit" video ini sehingga menjadi berita HOAX !!! Terimakasih Guysss .... Astagfirullah," tandasnya. ***