POJOKSATU.id, AKTRIS Wanda Hamidah menolak ajakan Adian Napitupulu agar dirinya masuk ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) usai dirinya mundur dari Golkar.

Nama Wanda Hamidah dikaitkan dengan PDIP setelah Adian Napitupulu mengunggah foto wajah tiga orang, selain Wanda ada Anies Baswedan dan Airin Rachmi Dianya. "Siap masuk kandang Banteng?," demikian captiopnya.

Wanda Hamidah pun langsung merespon postingan itu, karena dia jadi kebingungan saat banyak orang bertanya apakah dirinya mau masuk PDIP.

Baca Juga: VIRAL! Begini Klarifikasi Panjang Ridwan Kamil soal Tweet Lamanya Singgung Warga Jakarta: Maafkan Aku yang Dulu Mari Kita Move On

"Bikin pe'er aja nih Adian malam-malam, sudah mau tidur jadi ditanyai orang-orang media. Ini saya repost foto dan caption Adian, enggak tau Adian mana, tapi banyak yang WA dan DM foto ini," tulisnya Minggu malam, 25 Agustus 2024.

Diapun menjawabnya secara terbuka agar publik juga mengetahui sikapnya. Dan, dia dengan tegas menolak ajakan masuk PDIP dan partai politik (parpol) lainnya.

"Saya pakai hak jawab secara terbuka ya. Untuk Adian, terima kasih ajakannya. Saya masih belum mau masuk parpol dulu," tegasnya.

Baca Juga: Airin Emosional Dicoret Bahlil di Pilkada Banten, Ngaku Ditugaskan Golkar Mulai 3 Tahun Lalu

Wanda mengingat Adian, bahwa PDIP juga punya andil atas rusak demokrasi saat ini di Indonesia.

"Perlu diingat, semua parpol termasuk PDIP punya andil dalam kerusakan demokrasi saat ini. Untuk saat ini, saya lebih memilih untuk bersama mahasiswa & masyarakat sipil mengawal perbaikan demokrasi," tukasnya.

Wanda mengatakan jangan ada pihak lain yang mengambil keuntungan dalam kegiatan masyarakat yang menentang revisi Undang-Undang Pilkada.

Baca Juga: Upacara Pembukaan PON XXI Aceh-Sumut Diundur, Panitia Besar Berharap Jadi Momentum Bersejarah

"Dan saya ingatkan, pada siapapun yg hendak mengambil keuntungan dr gerakan memperbaiki demokrasi saat ini harus menyadari bhw kemarahan rakyat hari ini sudah begitu memuncak," tuturnya.

Dia juga mengingatkan para aktivisi 98 untuk kembali ke jalan perjuangan seperti awal.

"Jadi, saya berharap mereka kembali ke rel perjuangan dulu. Terutama kalian yang mengaku aktivis 98. #indonesiatidakbaikbaiksaja," tegasnya.

Seperti diketahui, Wanda Hamidah mundur dari Golkar karena partai itu termasuk pendukung revisi UU Pilkada. ***