POJOKSATU.id, JAKARTA— Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan menagih konsistensi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sebelumnya sempat mengungkap soal netralitas.

Menurut Anies, konsistensi Presiden Jokowi diperlukan atas apa yang sudah disampaikan presiden sejak beberapa waktu yang lalu soal netralitas ASN, TNI dan Polri, serta lainnya.

Anies Baswedan ikut menanggapi permintaan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah agar Presiden Joko Widodo mencabut pernyataannya terkait presiden boleh berkampanye dan memihak.

Baca Juga: Seleksi Masuk PTN 2024: Jadwal, Aturan, dan Syarat

"Kalau menurut saya, yang perlu dilakukan adalah konsisten saja atas apa yang sudah disampaikan presiden sejak beberapa waktu yang lalu. Konsisten itu yang diperlukan,” kata Anies, saat berkampanye di Tegal, Jawa Tengah, Selasa (30/1).

Dia juga menyinggung instruksi Jokowi kepada para pejabat negara untuk tidak memihak, termasuk anggota TNI dan Polri, demi menjaga netralitas.

"Seluruh aparat hendaknya ikut mengawal Pemilu dengan baik, itu yang harus dilaksanakan, ASN netral, TNI netral, polisi netral, itu kan arahan presiden,” katanya.

Baca Juga: Dugaan Pemalsuan Surat oleh dr AK di Seleksi PPPK Madina 2023 Dilaporkan ke Polisi

“Maka presiden laksanakan saja arahan itu," tegas Anies Baswedan.

Seperti diketahui, PP Muhammadiyah berpendapat, sebagai presiden Jokowi harus menjadi teladan bagi masyarakat, sebagai figur yang selalu taat hukum dan menjunjung tinggi etika dalam penyelenggaraan negara.

Hasil Survei Capres Cawapres 2024

"Bagaimana mungkin pendidikan politik masyarakat akan tercapai, jika presiden ikut mempromosikan salah satu kontestan?" kata Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah, Trisno Raharjo.***