POJOKSATU.id, JAKARTA—Di acara Penguatan Antikorupsi untuk Penyelenggara Negara Berintegritas (Paku Integritas) KPK, Rabu (17/1), Ganjar Pranowo menyebut tempat terbaik bagi koruptor ada di Nusa Kambangan.
Capres No 3 Ganjar Pranowo pada pidato dan respon di acara Paku Integritas KPK Rabu malam menyebutkan beberapa hal cara pencegahan dan pemberantasan korupsi di Indonesia.
Ganjar Pranowo mengawali pidatonya dengan menyampaikan cerita singkat pada tahun 2014, ketika Ganjar bertemu seorang pegawai rendahan dan dia bertanya bagaimana cara korupsi dan bagaimana cara pencegahan korupsi.
Baca Juga: Anies Baswedan Singgung Nama Hoegeng, Lopa dan Hatta di Paku Integritas KPK
Menurut Ganjar, perlu dilakukan digitalisasi sistem keuangan. Kemudian transparansi anggaran harus dikontrol oleh pemimpin tertinggi.
“Aparat di Komisi Pemberantasan Korupsi tidak bisa diintervensi oleh siapapun. Sehingga KPK harus benar-benar independen,” jelasnya.
Selain itu menurut Ganjar, perlu dibuat regulasi yang bisa membuat efek jera bagi siapapun pelaku korupsi.
“Perlu mengawasi kekayaan pejabat yang tidak sesuai dengan LHKPN,” ujarnya.
Baca Juga: Petinggi HIKMA Sumut Sebut Pejabat Tinggi Madina Diduga Terima Setoran Miliaran dari Suap PPPK 2023
“Nusa Kambangan tempat terbaik bagi koruptor,” katanya lagi.
Selain itu, menurut Ganjar, perlu dilakukan kroscek berkala anggaran pada setiap lembaga pemerintah.
“PPATK memberikan kontribusi penting dalam pemberantasan korupsi,” kata Ganjar memberikan ide.
“Setia pada rakyat, takut pada Tuhan dan taat pada hukum,” ujar Ganjar menutup pidatonya.
Baca Juga: Uchok Sky Khadafi Minta Poldasu Periksa Bupati Madina, Dugaan Suap Tak Mungkin Tersangkanya Satu
Diketahui, kehadiran pasangan capres-cawapres di kantor KPK itu dalam rangka mengikuti pembahasan terkait pemberantasan dan pencegahan korupsi di Tanah Air.
Ketiga pasangan capres-cawapres juga diminta berbicara terkait upaya mereka menguatkan pemberantasan korupsi ke depan.
Acara yang digelar KPK RI itu diberi nama "Penguatan Antikorupsi untuk Penyelenggara Negara Berintegritas (Paku Integritas)".***

