POJOKSATU.id, JAKARTA-- Maruarar Sirait adalah salah satu politisi asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang kini menyatakan keluar dari PDIP sejak Senin (15/1).

Dari profilnya, Maruarar Sirait adalah pria kelahiran 23 Desember 1969 atau masih berusia 54 tahun. Maruarar lahir di Medan, Sumatera Utara, dan merupakan pria yang berasal dari Batak Toba.

Maruarar pernah duduk sebagai Anggota DPR RI Komisi XI periode 2004-2009, serta duduk sebagai Ketua Bidang Pemuda Mahasiswa dan Olahraga DPP PDIP masa bakti 2005-2010.

Maruarar juga merupakan Anggota DPR RI periode 2009-2014 dan 2014 hingga 2019 dari PDIP.

Baca Juga: Maruarar Sirait Ungkap Alasan Hengkang dari PDIP, Ikuti Langkah Politik Jokowi yang Surveinya 80 Persen

Dengan kata lain, sudah tiga periode terpilih sebagai anggota DPR RI dari PDI Perjuangan.

Sementara pada periode 2019 hingga 2024 ini, Maruarar tidak terpilih dari Dapil Jawa Barat.

Bergabung dengan partai politik sejak muda belia dengan gagasan-gagasan tajam membuat nama Maruarar Sirait cukup diperhitungkan di kancah politik Indonesia.

Sebut saja panitia hak angket yang menangani kasus Bank Century.

Kritis dan dinamis, membuat nama Ara sempat disinggung-singgung oleh rekan sesama panitia hak angket yang kerap menuai kontroversi, Ruhut Sitompul.

Baca Juga: Sikapi Suap PPPK Madina 2023, Anggota DPRD Ini Sebut Ironis Kalau Hanya Kadis Pendidikan yang Dipenjara

Keduanya sempat beradu mulut dalam rapat panitia hak angket Bank Century waktu itu.

Politikus Maruarar Sirait mengungkap alasan hengkang dari PDIP dimana salah satu alasannya adalah mengikuti langkap politik Presiden Jokowi.

Maruarar Sirait juga menyebut hasil survei kepercayaan publik pada Presiden Jokowi yang di angka 75 sampai 80 persen menjadi salah satu alasannya hengkang dari PDIP.

Maruarar memilih hengkang dari PDIP sejak Senin (15/1). Maruarar mengungkap alasannya hengkang dari PDIP salah satunya mengikuti langkah politik Presiden Jokowi.

Baca Juga: Uchok Sky Khadafi Minta Poldasu Periksa Bupati Madina, Dugaan Suap Tak Mungkin Tersangkanya Satu

"Saya memilih untuk mengikuti langkah Pak Jokowi karena saya percaya Pak Jokowi adalah pemimpin yang sangat didukung oleh rakyat Indonesia," kata Maruarar usai mengunjungi Kantor DPP PDIP di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/1/2024).

"Jadi saya memilih bersama dengan Bapak Jokowi dalam pilihan politik saya berikutnya ke depan," katanya.

Maruarar Sirait mengungkit hasil survei kepercayaan publik pada Presiden Jokowi di angka 75 sampai 80 persen.***