POJOKSATU.id, JAKARTA – Peneliti SMRC, Saidiman Ahmad, buka suara soal hasil survei yang diungkap Andre Rosiade tentang suara Prabowo-Gibran yang mencapai 45,3 persen.

Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) ini menyebut data yang digunakan politisi Gerindra Andre Rosiade itu bukanlah data mereka.

Saidiman mengatakan data survei yang digunakan Andre bukan dikeluarkan oleh pihak SMRC.

"Ya. Itu bukan dari kami," kata Saidiman dilansir detikcom, Minggu (5/11/2023).

Sebelumnya, Andre Rosiade diketahui sempat memuat hasil survei di akun X milkinya pada Sabtu (4/11).

Baca Juga: Rindu Kue Jajanan Pasar Putu Bambu? Simak Cara Pembuatan Lengkap!

Dalam cuitannya itu, Adre mengatakan data survei yang digunakannya tersebut merupakan hasil riset dari lembaga SMRC.

Dalam keterangannya Andre mengatakan survei tersebut merupakan hasil penelitian SMRC dari periode 31 Oktober hingga 3 November 2023.

Survei itu memuat data pasangan bacapres dan bacawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memperoleh suara tertinggi dibandingkan dua pasangan lainnya.

"Ada kabar yg beredar bahwa Survei telepon SMRC @saifulmujani 31 Okt - 3 Nov 2023 Prabowo Gibran 45,3%, Ganjar Mahfud 22,9%, Anies Muhaimin 19%," kata Andre di akun X-nya @andre_rosiade, Sabtu (4/11).

Baca Juga: Kabar Terbaru Cek Rp 2 Triliun di Rumah Mantan Mentan SYL, Ternyata KPK Tak Main-main

Andre bersyukur dengan hasil survei tersebut. Dia juga meminta Saiful Mujani untuk merilis hasil survei itu.

Jika data itu benar, menurut Andre, Pilpres hanya akan satu putaran saja dan Prabowo-Gibran akan menang.

Dan inilah penyebab banyaknya serangan ke Prabowo-Gibran.

"Kalo ini benar, Insya Allah menuju 1 Putaran & ini penyebab serangan ke Prabowo Gibran," ujarnya.

"Ditunggu info & Rilis nya bang @saifulmujani," tambahnya.***