POJOKSATU.ID-Penutupan pendaftaran Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden 2024 tinggal beberapa hari lagi. Dua pasangan capres- cawapres sudah resmi mendaftar ke KPU, sementara capres Prabowo Subianto, kabarnya baru akan mendeklarasikan cawapresnya Sabtu besok.
Namun tiga nama yang digadang-gadang menjadi cawapres sudah mulai mengkerucut, di antaranya nama Erick Thohir, Gibran Rakabuming Raka, dan Yusril Ihza Mahendra.
Dari hasil Survei Parameter Publik Indonesia dengan simulasi tertutup cawapres Koalisi Indonesia Maju, dengan 8 nama, mengkerucut tiga nama yaitu Erick 25,6%, Yusril 23,2%, khofifah 18,6, dan Gibran 12,8%.
Sementara pada simulasi pasangan capres-cawapres 3 pasang, Prabowo Yusril 31,8%, Ganjar Mahfud 28,8% dan Anies Muhaimin 22,2% dan undecided votwrs 17,2
Dan jika dipasangkan Prabowo-Gibran posisi elektabilitas Prabowo cenderung melemah, karena faktor sentimen politik dinasti, dnilai belum cukup matang, dan cenderung dipaksakan.
Sosok Yusril juga dinilai berpengalaman dari segi pemerintahan dengan hasil survei 32.8% unggul dari erik thohir 28,2%, Khofifah 24.2% dan Gibarn 12.6 %.
Baca Juga: 83 Menit Duel Sengit Lawan Duo Jepang, Febriana/Pratiwi Gagal Tembus Semifinal Denmark Open 2023
Survei ini dilakukan periode 6- 16 oktober 2023 dengan metodologi survei multistage random sampling. Adapun jumlah responden 1200 pada angka Margin of eror.
Adapun dalam proses simulasi pertanyaan terbuka capres, jika pilpres dilakukan hari ini, siapa presiden yang akan anda pilih?
Jawabannya Prabowo 30,2%,Ganjar Pranowo 24,6% dan Anies Bawedan 17,8%.
Pertanyaan tertutup, Prabowo Subianto 37,8%, Ganjar Pranowo 32% dan Anies Baswedan 22.6%
Baca Juga: Sinopsis Serial Neflix Bodies Detektif Waktu, Misteri Kemunculan Mayat Berulang di Era Berbeda
Sementara itu, sosok capres potensial nasionalis dan religius mengarah pada Yusril Ihza Mahendra.
Hasil survei cawapres yang dinilai lebih religius yaitu Yusril Ihza Mahendra 26,8%, Khofifah 24,2% Erick Tohir 15,8% dan Gibran 11,6%.
Direktur Eksekutif Parameter Pubik Indonesia, Ras Md mengatakan pasangan Prabowo-Yusril Ihza Mahendra merupakan penggabungan antara ilham dan hasil survei. Prabowo juga harus memperhatikan nasionalis relijius cawapresnya.
"Cawapres yang dinilai lebih relijius yaitu Yusril Ihza Mahendra 26,8%, Khofifah 24,2% Erick Tohir 15,8% dan Gibran 11,6%," kata Ras dalam konfrensoi pers secara virtual, Jumat 20 Oktober 2023.
Menurut Ras Md, cawapres yang pantas mendampingi Prabowo Subianto, yaitu dibutuhkan sosok yang dapat berikan kepastian hukum dan mengerti ketatatanegaraan sebesar 29,6%. Hal itu juga mengarah kepada Yusril Ihza Mahendra.
Baca Juga: Ray Rangkuti Kritik KPU Soal Keputusan MK : Surat Edaran Tak Bisa Jadi Dasar Hukum
Dari sisi kedekatan dengan kalangan religius, lanjutnya, sosok yang dipersepsi dengan Muhammadiyah muncul nama Yusril Ihza Mahendra 24,8% dan Erick Tohir 15,8%.
Adapun sosok cawapres yang dipersepsi mempunyai pengalaman dalam pemerintahan, tertinggi Yusril 328%, Erick 28,2%, Khofifah 24 2% dan Gibran 12,6%.
“Menariknya, sosok Yusril Ihza Mahendra dipersepsi tokoh yang punya pemahaman mendalam terkait ketatanegaraan dan pengalaman pemerintah mengarah kepada Yusril Ihza Mahendra sebesa 36% dan persepsi ketegasan Yusril 32 ,6%," ujarnya.
Ras Md juga menyatakan bahwa untuk konteks ini, narasi yang mesti dihitung adalah cerminan nasional-relijius adalah hal baik.
Mengingat sosok Prabowo yang berbasis militer sangat cocok memilih cawapres yang punya pengalaman dalam pemerintahan.
"Dekat dengan kalangan relijius dan paham benar soal hukum ketatanegaraan, dan itu mengarah kepada Yusril Ihza Mahendra,” tuturnya. ***
