POJOKSATU.ID- Pengamat politik Arifki Chaniago tak terlalu meyakini jika Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bakal mendapat posisi cawapres jika bergabung dengan koalisi lain.
Koalisi yang dimaksud antara lain, Koalisi Indonesia Maju yang digagas Partai Gerindra bersama Partai Golkar, PAN, PKB dan PBB dengan capres Prabowo Subianto.
Kemudian, poros PDIP yang didukung Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Perindo dan Partai Hanura yang mengusung Ganjar Pranowo.
Baca Juga: 1.015 Formasi CPNS Kemenkumham 2023, Lulusan SMA Wajib SKB Kesamaptaan
"AHY tidak akan mendapat apa-apa jika bergabung dengan Prabowo atau Ganjar, karena mereka tidak terlalu butuh Demokrat, paling hanya menjadi pelengkap," kata Arifki kepada Pojoksatu.id di Jakarta, Senin (4/9/2023).
Menurut Direktur Ekskutif Al-Jabar Startegic itu lebih baik AHY kembali rujuk bersama Kaolisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) mendukung Anies-Cak Imin.
"Lebih baik ruzuk kembali ke Anies lagi, karena pendukung Ganjar maupun Prabowo tidak akan mudah setuju jika AHY didukung cawapres," ucapnya.
Baca Juga: Hanya Dua Pilihan Demokrat, Rujuk dengan Anies Baswedan atau Jadi Pelengkap Koalisi Lain
Meskipun telah menyuarakan pengkhianatan Nasdem dan Anies, Arifki menilai Demokrat sudah sulit diterima Ganjar dan Prabowo karena tak memiliki cukup daya tawar.
"Daya tawarnya apa? Paling tidak kalaupun dia tidak jadi cawapres dia bisa diuntungkan karena punya efek elektoral yang menonjol dibandingkan harus ke Ganjar atau Prabowo," tandasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan partainya membuka peluang untuk berkoalisi dengan koalisi yang ada saat ini.
Baca Juga: Sinopsis Romeo Must Die: Aksi Brutal dan Intrik Gelap dalam Dunia Mafia
Namnu, Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu belum bisa memastikan bakal bergabung dengan mana.
"Partai kita memungkinkan untuk bergabung dengan koalisi yang ada saat ini," tuturnya.
AHY juga mengajak kader Demokrat untuk tetap tenang dan berpikir jernih. Ia menyebut, Demokrat tidak akan patah oleh ganjalan politik sekeras apa pun.
Baca Juga: Salim Djajadi vs Indofood, Kisah di Balik Perang Mie Instan Terpopuler di Indonesia
"Kita juga tidak akan berkompromi pada konspirasi politik securang apa pun," ucap AHY.
Meski demikian, AHY tetap mengucapkan selamat kepada pasangan capres-cawapres Anies-Cak Imin yang sudah melakukan deklarasi.
"Selamat kepada Capres Anies Baswedan dan Cawapres Muhaimin Iskandar usai mendeklarasikan sebagai pasangan Capres dan Cawapres pada Pemilihan Presiden 2024," pungkasnya ***
