POJOKSATU.ID - Pernah nggak sih kamu melintas di jalan tol saat malam hari, lalu tiba-tiba merasa gelap banget di beberapa ruas?
Nah, pertanyaan ini sering muncul kenapa sih lampu penerangan tidak dipasang sepanjang jalan tol?
Sekilas memang terdengar aneh. Jalan tol sebagai jalur utama dengan kecepatan tinggi justru tidak sepenuhnya terang.
Eh, tapi ternyata ada alasan teknis dan pertimbangan khusus di balik itu semua.
Pertama, perlu dipahami bahwa jalan tol dirancang dengan standar keselamatan tinggi, termasuk marka jalan yang reflektif dan rambu yang mudah terlihat di malam hari.
Jadi meskipun tanpa lampu di sepanjang ruas, pengendara tetap bisa melihat jalur dengan cukup jelas.
Nah, ini yang sering luput dari perhatian.
Menurut para ahli transportasi, pemasangan lampu di seluruh ruas jalan tol justru tidak selalu diperlukan.
Baca Juga: Kabar Baik! Beasiswa BBM dan Beasiswa Prestasi Semester Genap Dibuka, Mahasiswa Wajib Tahu Ini
Penerangan biasanya difokuskan pada titik-titik tertentu yang dianggap rawan atau membutuhkan visibilitas lebih, seperti gerbang tol, persimpangan, rest area, tikungan tajam, dan area padat lalu lintas.
“Kalau semua dipasang lampu, malah bisa tidak efisien,” begitu kira-kira penjelasannya.
Dari sisi biaya, pemasangan lampu sepanjang ratusan kilometer jalan tol tentu membutuhkan investasi besar.
Bukan cuma biaya pemasangan, tapi juga perawatan dan konsumsi listrik yang terus berjalan setiap hari.
Wah, kebayang kan berapa besar anggarannya?
Selain itu, ada juga pertimbangan efisiensi energi.
Dengan tidak memasang lampu di seluruh ruas, pengelola tol bisa menghemat penggunaan listrik secara signifikan.
Ini juga sejalan dengan upaya pengurangan emisi dan penggunaan energi berlebih.
Menariknya lagi, kondisi jalan yang terlalu terang justru bisa mempengaruhi fokus pengemudi.
Dalam beberapa kasus, pencahayaan berlebihan dapat menyebabkan silau, terutama jika dikombinasikan dengan lampu kendaraan dari arah berlawanan.
Nah lho, bukannya makin aman, malah bisa jadi gangguan.
Di sisi lain, kendaraan modern saat ini sudah dilengkapi lampu utama dengan teknologi canggih, seperti LED dan adaptive headlights yang mampu menyesuaikan arah cahaya sesuai kondisi jalan.
Baca Juga: Di Tengah Penyesuaian Anggaran, Pemkab Kutim Pastikan TPP ASN Tetap Cair dan PPPK Aman
Jadi, penerangan dari kendaraan sudah cukup membantu visibilitas saat berkendara di malam hari.
Makanya, tanggung jawab keselamatan juga ada di tangan pengemudi.
Pastikan lampu kendaraan berfungsi dengan baik sebelum masuk tol, apalagi saat malam hari.
Oh iya, faktor lingkungan juga jadi pertimbangan, lho.
Pemasangan lampu secara masif di sepanjang jalan tol bisa berdampak pada ekosistem sekitar, terutama di area yang masih dekat dengan alam atau hutan.
Cahaya buatan dapat mengganggu habitat hewan malam dan keseimbangan lingkungan.
Jadi, keputusan untuk tidak memasang lampu secara penuh juga mempertimbangkan aspek ini.
Meski begitu, bukan berarti jalan tol dibiarkan gelap tanpa standar.
Pemerintah dan pengelola tol tetap mengacu pada regulasi keselamatan yang ketat.
Baca Juga: Evolusi Media Hiburan Mobile: Mengapa Tubidy Tetap Menjadi Pilihan Utama di Tahun 2026
Jika suatu ruas dianggap berisiko tinggi, maka penerangan akan dipasang sesuai kebutuhan.
Jadi, bukan asal gelap ya!
Fenomena ini sebenarnya sudah diterapkan di banyak negara lain.
Bahkan di beberapa negara maju, jalan tol juga tidak selalu dilengkapi lampu sepanjang jalur.
Baca Juga: VIRAL Rp370 Triliun Aset Negara Diselamatkan, Prabowo Bandingkan dengan APBN Rp3.700 Triliun
Intinya, konsepnya adalah “cukup terang di titik penting, bukan terang di semua tempat”.
Nah, sekarang sudah nggak penasaran lagi kan?
Ternyata di balik jalan tol yang terlihat gelap itu, ada perhitungan matang dari berbagai aspek, mulai dari keselamatan, efisiensi, hingga lingkungan.
Jadi lain kali kalau kamu melintas di tol malam hari dan merasa agak gelap, jangan langsung mikir ini kelalaian ya.
Bisa jadi, itu memang sudah bagian dari desain yang direncanakan.
Tapi tetap ya, hati-hati di jalan. Karena seterang apa pun jalannya, keselamatan tetap bergantung pada pengemudinya. Setuju?***

