POJOKSATU.ID - Menjelang Lebaran, obrolan soal Tunjangan Hari Raya (THR) biasanya identik dengan keluarga, keponakan, atau orang tua.

Tapi belakangan, muncul tren baru yang cukup ramai dibahas di media sosial memberi THR kepada pacar.

Hmm… romantis atau malah bikin dilema?

Topik ini memang sering memancing perdebatan.

Baca Juga: H-6 Lebaran, Penumpang Kereta di Jabar Melonjak hingga 130 Persen

Ada yang menganggapnya bentuk perhatian, tapi ada juga yang merasa hal itu tidak wajib bahkan bisa menjadi tekanan dalam hubungan.

Lalu, sebenarnya bagaimana tanggapan yang bijak soal memberi THR ke pacar?

Tradisi atau Sekadar Tren?

Secara budaya, THR awalnya diberikan sebagai bentuk berbagi kebahagiaan kepada keluarga atau orang yang lebih muda.

Namun perkembangan gaya hidup membuat maknanya semakin luas.

Baca Juga: Bawaan Mudik Berat? Porter Stasiun Siap Membantu, Jangan Lupa Sisihkan Rezeki

Di media sosial, tidak sedikit pasangan yang saling berbagi hadiah atau uang sebagai “THR pacar”.

Bahkan, ada yang menjadikannya simbol keseriusan hubungan.

“Wah, kalau nggak kasih THR berarti nggak sayang?” Nah, pola pikir seperti ini justru sering jadi sumber masalah.

Padahal, hubungan sehat seharusnya tidak diukur dari nominal pemberian.

Memberi Boleh, Tapi Bukan Kewajiban

Memberi THR kepada pacar sebenarnya sah-sah saja, selama dilakukan dengan niat tulus dan kemampuan pribadi.

Yang perlu digarisbawahi THR untuk pacar bukan kewajiban sosial.

Jika memberi membuat hati senang dan tidak memberatkan kondisi finansial, tentu tidak masalah.

Namun jika sampai memaksakan diri hanya karena tren atau tekanan pasangan, justru perlu dipikirkan ulang.

Baca Juga: 950 Pemudik Berangkat Gratis dari Kota Bandung, Wagub Jabar Lepas 19 Bus Defend ID

Eh, jangan sampai momen Lebaran malah bikin dompet dan hati sama-sama stres.

Komunikasi Jadi Kunci Utama

Banyak konflik hubungan sebenarnya muncul bukan karena uangnya, tapi karena ekspektasi yang tidak dibicarakan.

Pasangan yang bijak biasanya terbuka soal:

  1. kondisi keuangan masing-masing

  2. makna pemberian dalam hubungan

  3. batasan yang disepakati bersama

Kadang, ucapan sederhana seperti “tahun ini belum bisa kasih THR ya” justru lebih sehat dibanding memaksakan diri demi gengsi.

Baca Juga: Bantuan Rp10 Juta Cair untuk Korban Longsor Cibogo, Dedi Mulyadi Siapkan Relokasi Rumah

Bentuk Perhatian Tidak Harus Uang

Nah, ini yang sering terlupakan.

Perhatian tidak selalu identik dengan transfer uang atau amplop Lebaran.

Ada banyak cara lain yang tetap bermakna, misalnya:

  1. memberikan hadiah kecil yang personal

  2. mengajak makan bersama

  3. menyiapkan kejutan sederhana

  4. atau sekadar waktu berkualitas saat Lebaran

Percaya deh, hubungan yang kuat biasanya dibangun dari ketulusan, bukan angka.

Bijak Menghadapi Tren Media Sosial

Media sosial sering menampilkan hubungan yang terlihat sempurna.

Pasangan saling memberi hadiah mahal, THR besar, hingga konten romantis yang viral.

Baca Juga: Auto Lolos CPNS Sekali Coba? Ini Strategi yang Dipakai Peserta Berpengalaman

Tapi, eh, penting diingat apa yang terlihat di internet belum tentu mencerminkan realitas.

Membandingkan hubungan sendiri dengan orang lain justru bisa menimbulkan tekanan yang tidak perlu.

Setiap pasangan punya dinamika dan kemampuan berbeda.

Baca Juga: Mudik Gratis dari Gedung Sate, 19 Bus Antar 950 Warga Jabar ke Surabaya hingga Palembang

Intinya, Sesuaikan dengan Nilai dan Kemampuan

Memberi THR kepada pacar bukan soal benar atau salah.

Semua kembali pada niat, kesepakatan, dan kondisi masing-masing.

Jika dilakukan dengan tulus, itu bisa menjadi bentuk kasih sayang.

Namun jika terasa seperti kewajiban atau tuntutan, mungkin sudah waktunya mengevaluasi kembali pola hubungan.

Karena pada akhirnya, Lebaran bukan tentang seberapa banyak uang yang diberikan, melainkan seberapa tulus kebahagiaan yang dibagikan.

Ya, kadang perhatian kecil justru jauh lebih berharga daripada amplop tebal.***