POJOKSATU.id, Kota Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melepas 950 pemudik menggunakan 19 armada bis ke berbagai arah tujuan mudik seperti ke Surabaya, ke Yogjakarta, Solo, Palembang, Semarang, Lampung.
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyampaikan bahwa program mudik gratis
terbesar, tepatnya 30 juta lebih penduduk Jabar melaksanakan mudik dan yang masuk ke Jabar sendiri ada 25 jutaan.
Jadi Jabar di hari raya Idul Fitri 1447 ini berkurang 5 juta. Program ini lanjut dia, diinisiasi Defend.Id salah satu BUMN yang bergerak di bidang pertahanan negara.
"Saya ucapkan terima kasih ke holding pertahanan defen.id yang melaksanakan mudik gratis ini. Total 34 bis dari Gedung Sate ada19 bis, terbanyak di seluruh mudik. Tentunya ini mengurangi resiko kecelakaan seperti kita ketahui tradisi mudik ini selalu mendengar ada kecelakaan, alhamdulilah adanya program ini selama ini aman lancar sampah tujuan dan tiap tahun bertambah sehingga resiko betul bisa diminimalisir, " jelas Erwan usai melepas para pemudik, Selasa 20 Maret 2026.
Pada kesempatan ini Erwan menghimbau pemudik agar nanti pulang menjaga kesehatan, keselamatan dan jangan membawa sanak sodara yang kira kira akan menjadi beban. Terkecuali sudah pasti ada tujuan.
Direktur Teknologi dan Manajemen Resiko PT Len Industri Persero menambahkan pemudik adalah warga terdaftar di 8 holding BUMN seperti PT LEN, PT DI, PT Pindad, PT Dahana, dan PT PAL Surabaya, PT SEI, LRRS, LTI, serta L Trans.
"Ini bagian komitmen seluruh BUMN karena kami di pertahanan kontribusi tidak langsung diterima oleh masyarakat, kondisi kami menjaga kedaulatan negara. Sehingga salah satu yang bisa dirasakan adalah program ini, mudah-mudahan keberadaan kami di Jabar atau Jatim bisa memberikan kontribusi jauh lebih banyak terasa masyarakat tentunya mendukung program pemerintah menjaga arus mudik nasional," harapnya.



