POJOKSATU.ID - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan kesiapan penuh dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2026.

Sebanyak 255 kapal disiagakan di 15 lintasan strategis nasional dengan kapasitas angkut mencapai 6,15 juta penumpang dan 770 ribu kendaraan selama periode angkutan Lebaran.

Lintasan Merak–Bakauheni kembali menjadi fokus utama mengingat jalur ini merupakan penyeberangan tersibuk di Indonesia saat musim mudik.

ASDP menyiapkan 75 kapal khusus untuk lintasan tersebut guna mengantisipasi lonjakan pemudik dari Pulau Jawa menuju Sumatera maupun sebaliknya.

Baca Juga: Kabar Gembira Pemudik! Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Fungsional Gratis saat Lebaran 2026

Kapasitas Besar, Fokus di 15 Lintasan Nasional

Secara nasional, 255 kapal akan beroperasi di 15 lintasan utama yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Total kapasitas yang disiapkan diproyeksikan mampu melayani hingga 6,15 juta penumpang serta 770 ribu kendaraan.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi komprehensif ASDP dalam memastikan layanan tetap lancar, aman, dan terkendali di tengah potensi lonjakan signifikan volume kendaraan dan penumpang pada Lebaran 2026.

Merak–Bakauheni menjadi episentrum pergerakan arus mudik, sehingga penguatan armada dan infrastruktur difokuskan di lintasan tersebut.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Terus Diperkuat, Kemensos Tambah Guru dan Bangun 104 Gedung Permanen

Tambahan 2 Dermaga Ekspres di Merak–Bakauheni

Untuk mempercepat proses bongkar muat kendaraan dan meminimalisasi antrean, ASDP menambah dua dermaga ekspres di lintasan Merak–Bakauheni.

Keberadaan dermaga tambahan ini diharapkan mampu mempercepat waktu sandar kapal serta meningkatkan frekuensi keberangkatan, khususnya saat puncak arus mudik dan balik.

Optimalisasi dermaga ekspres menjadi kunci dalam mengurai kepadatan yang kerap terjadi di pelabuhan utama tersebut.

Tiket Daring Ferizy Dibuka H-60

ASDP kembali menerapkan sistem pembelian tiket daring melalui platform Ferizy yang dibuka mulai H-60 sebelum keberangkatan.

Kebijakan ini bertujuan untuk mengatur distribusi penumpang dan kendaraan secara lebih tertib dan terencana.

Data menunjukkan bahwa untuk lintasan tersibuk, lebih dari 1,5 juta tiket telah terjual jauh sebelum puncak arus mudik.

Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat sekaligus efektivitas sistem pemesanan lebih awal.

Baca Juga: Sidang Impor LNG Pertamina, Ahok Dicecar Terdakwa soal Dasar Laporan ke KPK

ASDP mengimbau masyarakat agar tidak membeli tiket di luar kanal resmi dan memastikan jadwal keberangkatan sesuai waktu yang tertera pada tiket.

Strategi Delay System dan Pembagian Arus Pelabuhan

Untuk mencegah penumpukan kendaraan di area pelabuhan, ASDP menerapkan strategi delaying system.

Sistem ini memungkinkan pengaturan waktu masuk kendaraan ke pelabuhan berdasarkan slot keberangkatan yang telah ditentukan.

Selain itu, strategi pembagian arus juga diberlakukan guna memecah kepadatan.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Jangan Sampai Kelewat Jadwal Cair THR Pensiunan ASN 2026

Kendaraan tidak hanya difokuskan melalui Pelabuhan Merak, tetapi juga dialihkan melalui sejumlah pelabuhan penyangga.

Pemecahan Arus ke Ciwandan, Bojonegara, dan Krakatau Bandar Samudra

Sebagai bagian dari skema rekayasa lalu lintas, arus kendaraan akan didistribusikan melalui beberapa pelabuhan alternatif, antara lain:

  • Pelabuhan Merak

  • Pelabuhan Ciwandan

  • Pelabuhan Bojonegara

  • Krakatau Bandar Samudra

Strategi ini dinilai efektif untuk meminimalkan antrean panjang di satu titik serta meningkatkan efisiensi distribusi kendaraan menuju Sumatera.

Pengamanan dan Personel Disiagakan

Dalam mendukung kelancaran operasional, ASDP menyiagakan 1.197 personel di Merak dan 766 personel di Bakauheni.

Pengamanan ini juga didukung penuh oleh Kementerian Perhubungan dan aparat terkait lainnya.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Jangan Sampai Kelewat Jadwal Cair THR Pensiunan ASN 2026

Koordinasi lintas sektor terus diperkuat untuk memastikan seluruh proses pelayanan berjalan sesuai standar keselamatan dan kenyamanan.

Personel yang bertugas mencakup pengamanan pelabuhan, pengaturan kendaraan, hingga layanan informasi bagi penumpang.

ASDP mengingatkan masyarakat agar membeli tiket lebih awal melalui Ferizy dan datang ke pelabuhan sesuai jadwal pada tiket.

Datang terlalu awal tanpa tiket yang valid justru berpotensi menyebabkan kepadatan di area pelabuhan.

Baca Juga: THR Pensiunan PNS 2026 Segera Cair: Cek Jadwal, Besaran, dan Daftar Penerimanya

Pemudik juga diimbau memastikan kendaraan dalam kondisi prima serta mematuhi arahan petugas selama berada di kawasan pelabuhan.

Dengan kesiapan 255 kapal, tambahan dermaga ekspres, sistem tiket daring H-60, serta strategi delay system dan pembagian arus pelabuhan, ASDP optimistis arus mudik 2026 dapat berjalan lebih tertib dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Lintasan Merak–Bakauheni tetap menjadi perhatian utama, namun dukungan pelabuhan alternatif seperti Ciwandan, Bojonegara, dan Krakatau Bandar Samudra menjadi solusi konkret dalam menghadapi lonjakan pergerakan.

Mudik 2026 diharapkan menjadi momentum perjalanan yang aman, lancar, dan nyaman bagi jutaan masyarakat Indonesia yang ingin berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.***