POJOKSATU.id - Kabar duka datang dari Kabupaten Indramayu, Buya Syakur pengasuh Pondok Pesantren Cadangpinggan dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (17/1/2024) dini hari tadi.
Buya Syakur meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Plumbon, Cirebon, Jawa Barat, dan berusia 75 tahun.
Berikut profil ulama Indramayu ini:
Prof Dr KH Abdul Syakur Yasin MA atau KH Buya Syakur Yasin adalah putra dari pasangan KH Moh Yasin Ibrohim dan Nyai Hj Zaenab.
Beliau lahir pada tanggal 2 Februari 1948 di Kertasemaya, Kabupaten Indramayu. Sejak kecil Buya Syakur hidup di lingkungan pondok pesantren.
Pendidikanya diawali dari SD Darul Hikam, Kota Cirebon. Lalu melanjutkan ke Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon.
Selama kurang lebih 12 tahun, Buya Syakur menempuh belajar Agama Islam dan pengetahuan lainnya. Jenjang pendidikan formal ditempuh yakni Mts pada tahun 1963, PGA 1966 dan SPIAIN 1969.
Pendidikan tersebut kemudian berlanjut dengan mengaji kepada Kiai Rumli di Desa Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon.
Baca Juga: Geger Penemuan Mayat Pria di Tambaksumur, Karawang
Buya Syakur mendalami ilmu mantiq dan balaghoh kepada Kiai Rumli, yang menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri.
Sebab, pada tahun 1971, Buya Syakur mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah.
Pendidikan tersebut ditempuh di Irak bersama Muzammil Basyuni, Irfan Zidni, Kh Masyhuri, Munzir Tamam dan pada tahun 1972 melanjutkan pendidikan ke Syiria.
Bahkan pernah menjadi Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Syiria.
Setelah tuntas di Syiria, Buya Syakur melanjutkan pendidikan ke Lybia di Fakultas Sastra Arab dan mendalami Alquran serta sempat menjadi Ketua PPI Lybia.
Tidak berhenti di situ, Buya Syakur terus menuntut ilmu dan menyelesaikan Studi Sastra Linguistik di Tunisia tahun 1979 sampai dengan 1981.
Baca Juga: Penuhi Persyaratan KPU, Inilah Daftar Nama Caleg DPRD Kota Banjar Partai Demokrat
Barulah setelah itu, melanjutkan studi di London mempelajari Ilmu Metodologi dan Dialog Teatris pada tahun 1985.
Selama kurang lebih 20 tahun Buya Syakur menempuh pendidikan di Timur Tengah dan Eropa. Baru pada tahun 1991 kembali ke Indonesia.
Di situ mulai muncul cita-cita untuk membangun pesantren yang diberinama Pondok Pesantren Yasiniyah dan pada tahun 1996 berubah menjadi Pondok Pesantren Cadangpinggan.
Ponpes ini berlokasi di Desa Gedangan, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu.
Seperti diketahui, kabar duka menyelimuti keluarga besar Ponpes Cadangpinggan, Kabupaten Indramayu.
KH Abdul Syakur Yasin itu juga disampaikan pengurus Ponpes Candangpinggan meninggal dunia, Rabu 17 Januari 2024. ***

