POJOKSATU.id - Polisi memastikan kasus perundungan siswa SD di Jatimulya, Bekasi, naik ke penyidikan.
Dalam perundungan di Jatimulya itu, korban sampai harus mengalami amputasi pada bagian kakinya.
Kepastian itu disampaikan Wakasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKP Widodo Saputro.
Baca Juga: Motif Siswa SMA Bikin Prank Teror Bom Koja Trade Mall, Gabutnya Nggak Tanggung-tanggung
"(Kasus perundungan) Statusnya sudah sidik. Awalnya lidik, sekarang sudah naik sidik," ungkap Widodo, dikutip Pojoksatu.id, Jumat 3 November 2023.
Dalam kasus ini, polisi telah memeriksa 8 saksi.
Diantaranya adalah teman-teman korban yang mengetahui perudungan tersebut.
Baca Juga: Diaz Wayuu
Termasuk salah satunya adalah terduga pelaku perundungan.
"(Saksi yang diperiksa) Pokoknya yang mengetahui peristiwanya. (Teman-teman korban) sudah dimintai keterangan," jelasnya.
Usai menaikkan status dari penyelidikan ke penyidikan, polisi memastikan akan ada penetapan tersangka.
Akan tetapi belum diketahui persis kapan dan siapa yang akan ditetapkan sebagai tersangka perundungan di Jatimulya, Bekasi itu.
"Setelah naik ke penyidikan tentunya akan kita temukan siapa tersangka daripada perkara tersebut," ucap Kasi Humas Polres Metro Bekasi, AKP Hotma Sitompul.
Untuk diketahui, korban perundungan di Bekasi ini menimpa bocah kelas 6 SD berinisial FAA.
Saat itu korban sedang berjalan menuju kantin sekolah.
Baca Juga: Khoiri Ditanya Kenapa Ingin Perkosa Menantu Hamil 7 Bulan? Kenapa Tidak Jajan saja? Jawabnya Mahal
Tiba-tiba temannya menyelengkat atau menendang korban dari belakang.
Akibat tendangan itu korban jatuh dengan luka pada bagian tangan dan memar pada lutut.
Orangtua korban, Diana Novita, menjelaskan, bahwa kasus perundungan tersebut terjadi pada Februari 2023 lalu.
Baca Juga: Khoiri Mertua Bunuh Menantu Hamil 7 Bulan di Purwodadi Pasuruan Gila? Ini Penjelasan Polisi
"Pada jam istirahat sekolah menuju kantin untuk jajan, diajak 5 orang temannya," bebernya.
"Di dalam perjalanannya itu disleding (dijegal) hingga jatuh dengan posisi dengkul dan tangan ke aspal," papar Diana.
Akibat hal tersebut, korban akhirnya harus menjalani perawatan. Sampai akhirnya kakinya diamputasi.***

