POJOKSATU.id, JAKARTA—Maling yang buang air besar (BAB) di kamar korban di kawasan Purwodiningratan, Jebres, Kota Solo, Jateng, ternyata pemuda yang depresi.
Maling berinisial AM (20) warga Boyolali Jateng ini baru dua minggu lalu kehilangan ibu kandungnya. Maling ini telanjang saat pemilik rumah memergokinya.
Kasi Humas Polresta Solo, AKP Lingga Ramadhani, Jumat (28/8/2026) mengatakan, kejadian pencurian di rumah korban itu terjadi Jumat dini hari sekira pukul 01.20 WIB.
Baca Juga: Mahfud MD Luruskan Target 15 Desember: RUU Perampasan Aset Tak Otomatis Langsung Berlaku
Kejadian itu bermula saat pemilik rumah pulang mendapati rumahnya dalam kondisi gelap, serta gembok pintu rumah sudah tidak berada di tempatnya.
Karena merasa curiga, korban kemudian masuk ke dalam rumah. Saat itulah korban melihat pelaku berlari dari arah dapur menuju kamar.
"Pelaku kemudian bersembunyi di dalam selimut di kamar korban dalam kondisi tanpa busana. Korban yang mengetahui keberadaan pelaku kemudian berteriak meminta pertolongan," jelas AKP Lingga.
Karena panik melihat korban berteriak kencang, pelaku lalu mengamuk dengan memecahkan cermin di dalam rumah.
Baca Juga: Uji Coba Mesin Olah Sampah di Padasuka Jadi Penentu Pengembangan di 151 Kelurahan Bandung
Warga yang mengetahui kejadian itu, kemudian langsung menangkap pelaku. Pelaku sempat menjadi bulan-bulanan warga yang geram.
"Iya, pelaku sempat dimassa," ucapnya.
Setelah berhasil diamankan, diketahui kondisi kamar korban sudah dalam keadaan berantakan. Tas milik istri korban juga ditemukan dalam kondisi sudah dibongkar. Tak hanya itu, pelaku diduga buang air besar di kamar korban.
"Selain itu, ditemukan kotoran yang diduga milik pelaku di dalam kamar. Pelaku juga diduga berada dalam pengaruh obat," jelasnya.
Sesudah ditangkap, Polresta Surakarta mendatangi lokasi setelah mendapat informasi adanya seorang pemuda yang diamankan warga karena diduga melakukan percobaan pencurian.
Keluarga Pelaku Datang
Kasi Humas menyebutkan, dalam perkembangan penanganan kasus ini, Polresta Surakarta berkoordinasi dengan Polsek Ampel, Polres Boyolali, serta pihak keluarga pelaku AM.
Dari hasil koordinasi, diketahui AM sedang dalam proses pemulihan depresi setelah ibunya meninggal dunia.
“Dua hari sebelum kejadian, AM diketahui meninggalkan rumah," terang Kasi Humas.
Sementara itu, Kapolresta Solo, Kombes Catur Cahyono Wibowo mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap orang yang diduga melakukan tindak pidana.***




