POJOKSATU.id – Potongan video Dedi Mulyadi atau KDM saat dimarahi ibu-ibu di Subang, Jawa Barat viral lagi.
Dalam potongan video yang diunggah kembali di TikTok itu memperlihatkan seorang ibu-ibu memarahi KDM.
Padahal KDM hanya berniat membantu seorang lansia pencari kayu bakar yang tidak lain adalah mertua ibu tersebut.
Baca Juga: Mesin Cuci Bukaan Atas vs Bukaan Depan, Mana yang Lebih Efektif? Ini Perbedaannya
Awalnya, KDM berbincang dengan lansia pencari kayu bakar itu di pinggir jalan.
Setelah ngobrol, KDM berniat mengetahui kehidupan lansia lebih jauh dengan berkunjung ke rumahnya.
Namun niat tersebut justru berujung teguran keras hingga dirinya diminta meninggalkan rumah.
Baca Juga: Kenapa Kucing Lebih Suka Orang Tertentu? Ini Cara Mereka Memilih Manusia Favorit
Peristiwa itu terjadi sekitar 5 tahun silam saat KDM yang masih berstatus Wakil Komisi IV DPR RI berkendara menggunakan sepeda motor di Desa Gunung Tua, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang.
Ia melihat seorang kakek yang sedang memanggul kayu bakar tanpa mengenakan alas kaki.
Kakek tersebut kemudian menyeberang jalan dan berhenti di lapak tempat istrinya berjualan serabi.
Baca Juga: Megan KATSEYE Bicara Soal Kesehatan Mental, Ungkap Pentingnya Terapi dan Dukungan Member
Setelah kayu diturunkan, KDM menghampiri dan mengajak berbincang.
Dalam percakapan itu, sang kakek menceritakan bahwa kayu bakar tersebut dicari untuk membantu usaha serabi milik istrinya.
Ia biasanya berangkat sekitar pukul 11.00 WIB dan pulang sekitar pukul 15.30 WIB.
KDM kemudian menanyakan penghasilan dari berjualan serabi dan bagaimana hasilnya digunakan.
Sang kakek mengatakan uang tersebut untuk kebutuhan makan, tetapi soal jumlah penghasilan ia menyebut istrinya yang lebih mengetahuinya.
KDM lalu mengikuti pasangan lansia tersebut menuju rumah. Di sinilah suasana berubah.
Baca Juga: Mau Masuk Sekolah Kedinasan? Kenali Perbedaan IPDN dan PKN STAN
Seorang perempuan yang ternyata menantu pasangan tersebut keluar dan mempertanyakan kehadiran KDM beserta kamera.
"Pak, aya naon? (ada apa)" kata perempuan itu. Dedi pun menjawab, "Ngajak ngobrol si bapak".
Perempuan itu pun kembali menimpali. "Aya naon kok dikamera?" ujar si menantu.
Ia keberatan karena merasa KDM masuk ke rumah tanpa terlebih dahulu meminta izin.
Perempuan itu juga menegaskan bahwa kondisi ekonomi keluarganya merupakan urusan internal.
Ia mengatakan dirinya menyayangi sang mertua dan menjelaskan bahwa kakek tersebut memang masih ingin bekerja meski keluarga telah memintanya untuk tidak bekerja.
Situasi tersebut membuat KDM akhirnya memilih meninggalkan lokasi.
Setelah itu, Sekretaris Desa Gunung Tua sempat memberikan penjelasan kepada perempuan tersebut, tetapi KDM memilih tidak memperpanjang persoalan.
Potongan video ini kembali menarik perhatian karena memperlihatkan sisi lain ketika seseorang mencoba membantu atau menggali kehidupan warga secara langsung.
Di sisi lain, respons sang menantu menunjukkan bahwa persoalan keluarga tidak selalu dapat dilihat hanya dari apa yang tampak di depan kamera.
Karena itu, konteks video secara utuh menjadi penting agar publik tidak terburu-buru mengambil kesimpulan hanya berdasarkan potongan adegan yang beredar di media sosial.***




