POJOKSATU.ID - Duka mendalam menyelimuti civitas akademika dan warga desa setelah insiden kecelakaan lalu lintas maut terjadi di jalur alternatif Banjarbaru–Batulicin, Kalimantan Selatan.

Peristiwa tragis tersebut melibatkan satu unit truk tangki minyak serta mobil pikap yang membawa rombongan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) beserta tokoh pemuda setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan truk tangki minyak tersebut diduga mengalami hilang kendali hingga masuk ke jalur berlawanan saat melintas di lokasi kejadian.

Pada saat yang bersamaan, mobil pikap yang ditumpangi rombongan melintas dari arah berlawanan sehingga benturan keras tidak dapat terhindarkan.

Baca Juga: Rencana Integrasi Program Bansos di KDKMP untuk Mendekatkan Layanan dan Menggerakkan Ekonomi Desa

Para korban yang berada di dalam mobil pikap tersebut merupakan rombongan mahasiswa dari Universitas Lambung Mangkurat dan Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan.

Selain para mahasiswa yang sedang menjalankan program pengabdian masyarakat, Ketua Karang Taruna Desa Batulicin Irigasi turut menjadi korban dalam musibah memilukan tersebut.

Identitas para korban yang gugur dalam insiden ini di antaranya adalah Muhammad Ramadhani dan Abdi Cahya Girsang dari Universitas Lambung Mangkurat.

Sementara dari Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan terdiri atas Nur'aini Salsabila, Nafa Izzatul Jannah, serta Veri Andi Saputra.

Baca Juga: Pemerintah Punya kartu Baru, Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual!

Tegar Mangku Alamsyah selaku Ketua Karang Taruna Desa juga dinyatakan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.

Kabar duka ini langsung memicu gelombang ucapan belasungkawa dan rasa keprihatinan yang mendalam dari warganet di berbagai media sosial.

Banyak pihak menyampaikan doa terbaik bagi para korban yang meninggal dunia agar mendapat tempat terbaik serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras akan pentingnya kewaspadaan ekstra serta keselamatan berkendara saat melintasi jalur-jalur rawan kecelakaan.

Pihak kepolisian setempat telah melakukan evakuasi korban dan menggelar penanganan lebih lanjut untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.***