POJOKSATU.id, JAKARTA—Sosok pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ditangkap yaitu Iptu Setya Budi Dias Oktavianto ternyata eks ajudan pimpinan KPK selama 9 tahun.

Iptu Setya Budi merupakan ajudan eks Wakil Ketua KPK Alex Marwata selama bertugas 9 tahun di KPK.

Di lingkungan Polri, Setya Budi Dias Oktavianto berstatus sebagai anggota Pegawai Negeri yang Dipekerjakan (PNYD) dari Korps Brimob dengan pangkat terakhir Inspektur Polisi Satu (Iptu).

Baca Juga: Kisruh KAMMI Berujung Laporan ke Polda Metro Jaya Terkait Dugaan Kasus Pemalsuan

Selama bertugas di KPK, Setya Budi Dias Oktavianto dipercaya menjadi ajudan pimpinan KPK periode Alex Marwata dan juga pernah mengikuti misi perdamaian PBB di Sudan.

Setya Budi Dias Oktavianto diketahui merupakan lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) IBLAM.

Berdasarkan penelusuran, Setya Budi Dias Oktavianto juga memiliki akun Pinterest yang memperlihatkan sejumlah ketertarikan pribadinya.

Baca Juga: OTT Bupati Pemalang, Pegawai KPK Lilik Budi Ditangkap Bersama Ayahnya Dugaan Pemerasan

Melalui akun tersebut, ia diketahui menyimpan berbagai referensi visual, mulai dari dunia otomotif hingga beragam inspirasi mengenai gaya hidup pria modern.

Sebelumnya, Jubir KPK Budi Prasetyo, Kamis (31/7) mengungkapkan Setya Budi Dias Oktavianto merupakan staf administrasi perbantuan yang berasal Polri.

Budi Prasetyo menegaskan lembaganya akan tetap memproses perkara secara profesional tanpa perlakuan khusus.

"Dalam kesempatan ini, kami tegaskan bahwa setiap proses hukum di KPK, dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel. Termasuk apabila perkara tersebut melibatkan insan komisi itu sendiri. Hal ini sebagai wujud komitmen KPK untuk menegakkan tiang integritas," tegasnya.

Alex Marwata Menyesalkan

Meski sudah tidak lagi menjabat sebagai pimpinan KPK, Alexander Marwata mengaku masih sesekali berkomunikasi dengan Setya Budi Dias sekadar untuk menanyakan kabar.

Marwata bahkan sempat menghadiri acara pernikahan anak mantan ajudannya tersebut.

"Sangat tidak menyangka. Kadang masih berkomunikasi meskipun hanya sekadar menanyakan kabar. Waktu dia mantu, saya juga datang. Makanya sedih sekali mendengar yang bersangkutan terlibat kasus korupsi," ungkap Alex dilansir RMOL, Kamis (31/7).

"Selama 9 tahun bersama saya, yang bersangkutan menunjukkan kinerja yang baik dan profesional," tegas Alex Marwata.***