POJOKSATU.id - Peluang bagi pelaku usaha Indonesia untuk memperluas pasar ke kawasan Timur Tengah kembali terbuka.

Pameran internasional HORECA Lebanon 2026 dijadwalkan berlangsung pada 10–13 November 2026 di Seaside Arena, Lebanon, menghadirkan ribuan pelaku industri hospitality, food service, dan minuman dari berbagai negara.

Ajang tahunan yang pertama kali digelar pada 1994 oleh Hospitality Services ini telah berkembang menjadi salah satu pameran bisnis terbesar di kawasan.

Baca Juga: Wamendag Dorong Jiwa Wirausaha Sejak Sekolah, Program Campuspreneur Disiapkan Cetak UMKM Tembus Pasar Ekspor

HORECA Lebanon menjadi wadah bertemunya para pelaku industri, mulai dari chef internasional, ahli kuliner, mixologist, pemilik restoran, produsen, distributor, hingga pemimpin industri untuk membangun jejaring dan menjalin kerja sama bisnis.

Penyelenggara mencatat lebih dari 24.000 pengunjung, 400 peserta pameran, serta area pameran seluas 13.000 meter persegi akan meramaikan penyelenggaraan HORECA Lebanon 2026.

Besarnya skala acara menjadikan pameran ini sebagai salah satu pintu masuk penting bagi perusahaan yang ingin memperluas pasar di sektor hospitality dan makanan-minuman.

Baca Juga: Para Kepala SPPG Diduga Terima Kadeudeuh dan Fee dari Supplier, PWI Purwakarta Minta Kejaksaan Turun Tangan

Selain menghadirkan beragam produk dan inovasi terbaru, HORECA Lebanon juga menawarkan berbagai sesi diskusi bersama para pakar industri.

Peserta akan memperoleh wawasan mengenai tantangan, tren, hingga peluang bisnis yang berkembang di sektor hospitality global.

Keberadaan HORECA juga terus berkembang di berbagai negara.

Selain Lebanon, penyelenggara telah menghadirkan pameran serupa di Arab Saudi, Kuwait, Yordania, dan Oman, memperkuat posisinya sebagai jaringan pameran hospitality terkemuka di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: Telkom Gelar Forum Nasional Post-Quantum Cryptography, Perkuat Kesiapan Keamanan Digital

Bagi pelaku usaha Indonesia yang bergerak di bidang hospitality, makanan, dan minuman, HORECA Lebanon 2026 menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk kepada pasar internasional sekaligus menjalin kemitraan dengan calon pembeli maupun distributor dari berbagai negara.

Pameran ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis bagi produk-produk Indonesia untuk meningkatkan daya saing di pasar global.

Dari sebuah karya lokal, terbuka peluang lahirnya kerja sama internasional yang mampu membawa nama Indonesia semakin dikenal di kancah dunia.***