POJOKSATU.id, JAKARTA—Nanik Sudaryati Deyang yang baru sekitar satu bulan menjabat memilih mundur dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Nanik dilantik 2 Juni 2026 dan belum genap dua bulan menjabat sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana yang terjerat korupsi.
Nanik mengumumkan pengunduran diri sebagai Kepala BGN hari ini, Rabu (22/7) karena alasan kesehatan atau menderita penyakit jantung.
"Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak presiden untuk melakukan pengobatan di LN untuk jantung saya, rencananya hari ini, Rabu (22/7/2026) saya berangkat," kata Nanik dalam status di akun Facebook-nya, @nanik sudaryati deyang, Rabu.
Baca Juga: DPR Minta BGN Hati-hati Batasi Penerima MBG Desil 8-10, Khawatir Timbulkan Kecemburuan di Sekolah
"Ini bukan karena tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju," kata Nanik lagi.
Tulisannya cukup panjang yang menyinggung masalah penyakitnya dan juga hubungan dekatnya selama ini dengan Prabowo.
Nanik juga mengunggah fotonya saat pelantikan sebagai Kepala BGN di Istana Negara. Saat itu, Nanik bahkan terpantau menangis saat bersalaman dengan Prabowo.
“Kemungkinan presiden akan membentuk dewan pengawas, dimana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya,” kata Nanik.
Baca Juga: Dua Alasan Penahanan Eks Waka BGN Lodewyk Pusung Tak Sah, Termasuk Penerbitan SPDP
Menurutnya, dia sudah 14 tahun bersama Prabowo. Menurutnya, MBG ini bukan untuk tujuan politis. Tapi sebagai program yang benar-benar mengintervensi gizi anak agar tumbuh menjadi generasi emas.
Diketahui, Nanik S Deyang merupakan Tim Sukses (TS) Prabowo di Pilpres 2014 dan 2019 dimana Prabowo kalah. Begitu juga di Pilpres 2024, Nanik merupakan TS Prabowo dan Prabowo menang.***



