POJOKSATU.ID- Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan pelanggaran dengan cara manipulasi absensi elektronik dan judi Online.
Menteri PU Dody Hanggodo mengumgkap bahwa manipulasi absensi elektronik melibatkan sekitar 4.000 ASN. Jumlah tersebut setara dengan sekitar satu dari 10 ASN di lingkungan Kementerian PU.
Baca Juga: Anggota BPK Bobby Rizaldi Digarap KPK 9 Jam, Ngaku Dukung Proses Hukum Dugaan Korupsi Muara Enim
“Bayangkan, 3.000-4.000 orang itu main-main absen. Satu dari 10 pegawai saya bohong soal absen,” kata Dody di Podcast Akbar Faizal, dikutip Jumat 17 Juli 2026.
Praktik tersebut terungkap setelah sistem absensi elektronik diperbaiki dan pengawasannya diperketat.
Dody mengatakan, pelanggaran sebelumnya sulit diproses karena adanya hubungan pertemanan antarkelompok atau angkatan pegawai.
Baca Juga: Tertarik Gabung Magang Resmi PojokSatu.id? Intip Kriteria Pelamar dan Keuntungan yang Bakal Didapat!
Menurut dia, kondisi itu membuat mekanisme pemeriksaan dan penegakan disiplin tidak berjalan sebagaimana mestinya. Pegawai yang diduga melakukan pelanggaran dapat saling melindungi sehingga kasus tidak pernah berlanjut ke proses penindakan.
Dody belum menjelaskan modus yang digunakan untuk memanipulasi absensi. Ia juga tidak menyebut apakah ribuan pegawai tersebut melakukan pelanggaran dalam waktu bersamaan atau merupakan hasil pemeriksaan dalam periode tertentu.
Selain manipulasi absensi, terungkap juga bahwa 6.000 ASN di Kementerian PU terindikasi melakukan transaksi judi online berdasarkan data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK)***



