POJOKSATU.id, BANDUNG—Tersangka Taufik Hidayat (30) berhasil ditangkap Polda Jabar di Majalengka, Selasa (23/6/2026).

Penangkapan Taufik Hidayat tersangka penganiayaan Yuvita Tri Rezeki (29) ini disampaikan oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi atau KDM.

KDM mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Jabar dan jajarannya atas penangkapan ini.

“Atas nama warga Jawa Barat, atas nama kemanusiaan, atas nama penegakan hukum, atas nama nurani, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada bapak Kapolda Jabar dan seluruh jajaran,” ujar KDM di akun Instagram pribadinya, Selasa (23/6).

Baca Juga: Korban Lain Taufik Hidayat Muncul, Ternyata Mantan Istri, Alami Penyiksaan Tapi Tak Separah Yuvita

KDM lalu menjelaskan dan mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polda yaitu Ditkrimum, Ditkrimsus, Ditsiber, Dit PPA dan semua jajaran Polda yang berhasil menangkap Taufik Hidayat di Majalengka.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada bapak Kapolda Jabar dan seluruh jajaran yang berhasil menangkap Taufik Hidayat di Majalengka,” jelasnya di akun @dedimulyadi71.

“Semoga saudara Taufik Hidayat mendapat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya yang melanggar batas-batas kemanusiaan,” tegas KDM.

Berita sebelumnya, Polda Jabar juga mengidentifikasi bahwa mantan istri tersangka Taufik Hidayat juga mengalami penyiksaan selama pernikahan mereka, namun tak separah Yuvita.

Baca Juga: Seminggu Ketemu Taufik Hidayat Rusak Mata Yuvita Lebih Dulu Biar Tak Bisa Melarikan Diri

"Kami mengidentifikasi dan menemukan bahwa mantan istri pelaku ini, juga diperlakukan sama. Namun nggak separah ini (Yuvita)," jelas Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan, Selasa (23/6/2026).

Sementara terkait kemungkinan adanya korban lain yang ramai dibicarakan di media sosial, Hendra menyebut sejauh ini belum ada laporan resmi dari pihak lain yang mengaku sebagai korban aksi Taufik Hidayat.

"Kalau korban lain, masih menunggu apakah ada yang mau lapor atau tidak. Cuma sejauh ini, laporan resmi baru 1 korban," kata Kombes Hendra.***