POJOKSATU.id, BANDUNG—Taufik Hidayat (30) pelaku penyekapan dan penganiayaan berat terhadap korban Yuvita Tri Rezeki (29) masih berkeliaran atau belum ditangkap polisi hingga Senin (22/6).
Taufik masih bebas berkeliaran dan malah bisa mengirimkan pesan WhatsApp (WA) ancaman bunuh kepada penjaga indekos bernama Resa (4) di Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jabar.
Taufik menuding Resa telah memfitnahnya di kasus yang kini viral di Indonesia ini.
"Bilangin ke si Esa (Resa) saya dendam. Jadi saksi memfitnah saya. Nuduh saya nyiksa cewe itu tanpa lihat langsung, main fitnah seenaknya. Gak akan diem saya, saya udah siap sama pengacara," kata pesan WA yang dikirim Taufik.
Baca Juga: Gubernur KDM Temui Keluarga Yuvita Korban Penyekapan, Pemprov Tanggung Semua Biaya Perobatan
Pesan tersebut dikirim Taufik pada Selasa (16/6/2026) via WhatsApp tak lama sesudah kasus ini mencuat ke publik.
"Lihat aja selama dia ada di kosan terus ketemu sama saya, mati dia , walaupun risikonya saya dipenjara. Apalagi sekarang saya udah viral, dendam saya seumur hidup,”kata Taufik di pesan itu.
Taufik mengaku siap dipenjara asal Resa mati di tangannya.
“Saya siap dipenjara asalkan si Esa mati sama saya," tulis pengirim pesan tersebut.
Baca Juga: Menteri PPPA Minta Polisi Segera Tangkap Pelaku Penyekapan Yuvita Tri Rezeki di Cileunyi Bandung
Resa kemudian melaporkan dugaan ancaman tersebut ke polisi.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait pengancaman dari Taufik Hidayat kepada Resa itu.
Hendra dalam keterangannya, Kamis (18/6) menyebut Taufik yang sudah ditetapkan DPO berupaya untuk menghilang dan melarikan diri.***




