POJOKSATU.ID - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memberikan klarifikasi resmi mengenai kondisi terkini pasokan energi primer nasional.

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, membantah dengan tegas kabar burung yang menyatakan bahwa pasokan batu bara di Indonesia mengalami kelangkaan.

Ia menegaskan bahwa komitmen penugasan pasokan batu bara di dalam negeri saat ini telah berhasil mencapai angka seratus tujuh puluh juta ton.

Jumlah tersebut dinilai sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga: Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tidak Naik

Walau demikian, pemerintah tidak menampik adanya keluhan mengenai gangguan kelistrikan di sejumlah daerah belakangan ini.

Berdasarkan laporan dari PLN, gangguan tersebut murni disebabkan oleh kendala teknis pada beberapa mesin pembangkit dan bukan karena kekurangan bahan bakar.

Pihak kementerian bersama dengan PLN berkomitmen untuk segera menyelesaikan permasalahan operasional tersebut dalam waktu sesingkat mungkin.

Evaluasi menyeluruh ini dilaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat koordinasi di Istana Merdeka.

Baca Juga: Fokus pada Energi Alternatif, Presiden Prabowo Instruksikan Penguatan Sektor ESDM

Selain masalah kelistrikan, pemerintah juga memastikan bahwa ketersediaan pasokan BBM nasional berada dalam posisi yang aman.

Pemantauan ketat terhadap distribusi BBM dan keandalan listrik akan terus dilakukan secara berkala demi kenyamanan konsumen.

Pemerintah juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu kelangkaan energi yang tidak benar.

Segala bentuk kendala di lapangan akan direspons dengan cepat melalui koordinasi lintas sektor yang solid.***