POJOKSATU.ID - Sebuah fakta dari dunia Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang merupakan anak usaha Danantara.

Siapa sangka, sebuah perusahaan yang bergerak di sektor raksasa ekspor sumber daya alam (SDA) ternyata baru memiliki karyawan oleh satu orang saja!

Perusahaan tersebut adalah PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), yang merupakan anak usaha dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Fakta unik ini dibeberkan langsung oleh Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara, Pandu Sjahrir.

Baca Juga: Sasar Talenta Internasional, PT Danantara Sumberdaya Indonesia Buka Rekrutmen sebagai Anak Usaha BPI Danantara

Saat ini, satu-satunya orang yang mengisi kantor perusahaan tersebut adalah Luke Thomas Mahony, yang langsung menjabat sebagai Direktur Utama.

Banyak yang tidak menyangka bahwa status perusahaan ini sudah resmi menjadi persero BUMN sejak Senin pekan lalu.

Meski proses pembentukannya terbilang sangat cepat dan baru diisi oleh satu orang, pemerintah tidak main-main dalam merancang masa depan perusahaan ini.

Menghadapi situasi kantor yang super sepi, manajemen DSI langsung tancap gas dan berencana membuka lowongan kerja alias rekrutmen besar-besaran.

Baca Juga: Akselerasi Kesiapan Kerja Dunia Digital, Hacktiv8 Gelar Pelatihan AI Gratis Maju Bareng AI

Tidak tanggung-tanggung, lowongan yang dibuka tidak cuma buat tenaga kerja lokal, tapi juga menyasar talenta kelas dunia secara global.

Langkah ekstrem ini harus diambil karena bisnis perdagangan komoditas dan pembiayaan internasional membutuhkan keahlian yang sangat langka dan spesifik.

Pandu Sjahrir mencontohkan, untuk posisi trader batu bara saja, jumlah ahlinya hanya ada sekitar 2.000 orang di seluruh dunia.

Oleh karena itu, rekrutmen dari luar negeri dinilai sangat mendesak demi terjadinya transfer ilmu ke tenaga kerja dalam negeri.

Meski berburu karyawan hingga ke luar negeri, perusahaan ini juga tetap membuka pintu selebar-lebarnya bagi para pegawai dari BUMN lain yang ingin bergabung dan belajar bersama.

Manajemen optimis, meski sekarang DSI baru memiliki satu pegawai, sistem organisasi mereka akan tumbuh cepat secara bertahap.

Hal ini berkaca dari pengalaman induk mereka, BPI Danantara, yang tahun lalu hanya bermodalkan 3 orang pegawai namun kini sukses menggurita hingga memiliki 450 karyawan hanya dalam waktu satu tahun.***