POJOKSATU.ID- Rumah pasangan suami istri Nanik dan Sunarto di Dusun Tungu, Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Jombang, menjadi sasaran aksi penyiraman limbah tinja oleh orang tak dikenal (OTK), Senin (6/4/2026) pagi.
Aksi nekat ini membuat penghuni rumah trauma dan kini kasusnya tengah ditangani pihak kepolisian.
Tri Diyah Wari, anak pemilik rumah, mengungkapkan bahwa aksi menjijikkan tersebut baru diketahui saat dini hari.
Baca Juga: Rismon Sianipar Bantah Tuduh Jusuf Kalla Bayar Rp 5 M ke Roy Suryo Cs, Itu Video Olahan AI Semua
“Sekitar pukul 03.30 WIB, orang tua saya hendak ke kamar mandi dan mencium bau tidak sedap. Setelah dicari sumbernya, ternyata ada air tinja atau limbah septictank yang sudah penuh di depan pintu rumah hingga masuk ke dalam,” ujar Tri Diyah Wari seperti dikutip.
Pelaku diduga kuat melakukan aksinya dengan menyasar celah-celah kecil pada bangunan rumah agar limbah masuk ke area privasi korban.
“Air limbah itu jelas dimasukkan ke dalam rumah melalui sela-sela pintu dan jendela. Ibu saya langsung menelepon saya dalam kondisi ketakutan,” ungkapnya.
Baca Juga: Lagi Viral! Cara Bikin Versi Kartun Dirimu di Gemini Plus 10 Prompt AI Caricature yang Siap Pakai
Meski menjadi sasaran teror, Tri mengaku pihak keluarga merasa heran lantaran orang tuanya tidak merasa memiliki musuh atau masalah dengan orang lain.
“Ini baru pertama kali terjadi, tapi kami takut jika ke depan bisa lebih parah, bahkan mengarah pada ancaman fisik. Orang tua saya tidak pernah punya masalah sebelumnya dengan siapa pun, jadi kami juga bingung kenapa hal ini bisa terjadi,” tegas Tri.
Ia juga menepis kemungkinan adanya kerusakan teknis pada saluran pembuangan di rumah tersebut.”Tidak ada kebocoran septictank di rumah. Kejadian ini terjadi di teras depan rumah, persis di pintu masuk,” ujarnya.
Baca Juga: Penempatan PPPK Paruh Waktu di Koperasi Desa Merah Putih Resmi Berlaku, Ini Posisi dan Syaratnya
Merasa terancam, pihak keluarga pun langsung melapor ke Polsek Diwek dengan harapan keamanan mereka kembali terjamin.
“Saya berharap dengan melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian, pelaku penyiraman bisa segera ditangkap secepatnya, sehingga keluarga saya bisa aman,” pungkasnya.
Sementara itu, Kapolsek Diwek, AKP Achmad Darul Huda, membenarkan adanya laporan terkait aksi penyiraman limbah tersebut dan kini pihaknya tengah bergerak melakukan penyelidikan.
“Iya memang ada laporan dan anggota kami sudah ke TKP, saat ini kami masih melakukan pendalaman,” jelasnya.


.webp)
