POJOKSATU.id, JAKARTA— Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, berharap doa dari ulama Indonesia untuk kemerdekaan Iran yang saat ini dizalimi Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Boroujerdi berharap para ulama di Indonesia mendoakan bangsanya yang sedang diserang Amerika Serikat dan Israel.
"Doa dari para ulama untuk kemerdekaan bangsa saya yang dizalimi oleh dua negara nuklir. Harapan kami adalah doa dan seruan persatuan umat Islam dalam menghadapi musuh bersama," ujar Mohammad Boroujerdi saat bertemu eks Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin di Pondok Labu, Jakarta Selatan, Jumat (3/4/2026).
Baca Juga: Sesudah 14 Tahun, KKB Penembak Rombongan Eks Kapolda Tito Karnavian Ditangkap Aparat
Boroujerdi mengatakan, ia melihat banyak karangan bunga dikirimkan ke Kantor Kedutaan Besar Iran di Jakarta, juga surat-surat yang tidak sempat terbalas.
"Yang jelas kita melihat bahwa masyarakat Indonesia dan pemerintah Indonesia juga menunjukkan sikapnya yang selalu membersamai kami dan selalu memberi dukungan kepada kami," kata dia.
Kerugian bagi Indonesia
Dia juga menyampaikan bahwa perang ini menimbulkan kerugian dan dampak di seluruh dunia, tidak hanya di kawasan, termasuk juga Indonesia.
“Tentunya akan memiliki dampaknya," katanya.
Baca Juga: Lusa, Kapten Zulmi yang Gugur di Lebanon akan Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra
Boroujerdi mengklaim bahwa AS-Israel yang memulai peperangan ini sehingga mereka harus bertanggung jawab atas kerugian dan dampak yang ditimbulkan.
"Tentunya kita melihat semua bahwa yang memulai peperangan adalah Amerika dan Israel. Mereka lah yang semestinya bertanggung jawab terhadap dampak-dampak yang terjadi di dunia termasuk di Indonesia," jelasnya.
Boroujerdi mengatakan, menyikapi sebuah peperangan harus bijak dan objektif terutama dalam membedakan antara pihak yang menjadi korban dan pihak yang menjadi penyebab.
"Kita harus juga bijak untuk memilah mana korban dan mana penyebab dari peperangan tersebut. Jangan sampai tertukar kemudian pelaku menjadi korban dan korban menjadi pelaku," kata dia.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia serta rakyat Indonesia yang senantiasa memberikan dukungan serta kampanye anti-perang terhadap Iran.
"Kami juga ucapkan terima kasih sekali lagi kepada Pemerintah Republik Indonesia dan juga rakyat Indonesia yang senantiasa masih memberikan dukungan kepada kami, termasuk juga nanti ide dari kampanye anti-perang terhadap Iran," tuturnya.***




