POJOKSATU.ID - Peristiwa tragis terjadi di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, yang melibatkan aksi kejar-kejaran antara polisi dan pengendara motor.
Seorang pemuda asal Brebes, Jawa Tengah, dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal saat berusaha menghindari petugas.
Korban diketahui bernama Diva Tri Herianto, warga Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Brebes.
Baca Juga: Joget Hendrik Irawan Viral Berujung STOP Dapur MBG, 150 Relawan Terdampak
Insiden nahas itu terjadi pada Rabu (25/3/2026) di Dusun Pager, Desa Arjowinangun.
Kejadian bermula ketika anggota Satuan Lalu Lintas Polres Pacitan mencurigai kendaraan yang dikendarai korban.
Motor tersebut menggunakan pelat nomor luar daerah sehingga memicu kecurigaan petugas.
Baca Juga: Joget Hendrik Irawan Viral Berujung STOP Dapur MBG, 150 Relawan Terdampak
Saat hendak diberhentikan, korban justru tidak mengindahkan teguran dan memilih melaju. Polisi kemudian melakukan pengejaran untuk menghentikan kendaraan tersebut.
Dalam proses kejar-kejaran itulah, korban diduga panik dan kehilangan kendali. Sepeda motor yang dikendarainya akhirnya menabrak tiang dan tangga di pinggir jalan.
Benturan keras membuat korban mengalami luka parah hingga akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.
Baca Juga: Pertamina Regional JBB Siaga 24 Jam, Distribusi LPG 3 Kg di Kuningan Dijaga Tetap Stabil
Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar membenarkan insiden tersebut.
Ia menyatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap kronologi pasti kejadian.
Salah satu anggota yang terlibat dalam pengejaran, Aipda RD, kini telah diamankan dan menjalani pemeriksaan internal di Polda Jawa Timur.
“Kami berkomitmen menangani kasus ini secara objektif. Jika ditemukan adanya pelanggaran, akan kami berikan sanksi tegas,” tegas Kapolres.
Baca Juga: Update CPNS 2026! Ini Bocoran Rapat Menteri Soal Formasi, Jadwal Pendaftaran dan Syarat Lengkapnya
Selain itu, polisi juga tengah mengumpulkan berbagai bukti pendukung, termasuk rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Kasus ini pun menjadi sorotan publik, terutama terkait prosedur penindakan di lapangan. Evaluasi menyeluruh disebut akan dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.***




