POJOKSATU.ID - Suasana menjelang Lebaran di Kabupaten Blitar justru diwarnai insiden memilukan.
Dua remaja menjadi korban ledakan petasan saat meracik mercon di sebuah musala di wilayah Kecamatan Udanawu, Selasa dini hari (17/3/2026).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00.30 WIB di Musala Arruba, Dusun Tapan, Desa Bakung.
Baca Juga: Jaga Pola Makan Setelah Puasa Ramadan, Ahli Gizi Anjurkan Lanjut Pola Makan Ideal, Begini Caranya
Ledakan yang terjadi tak hanya sekali, melainkan terdengar berulang hingga empat kali, membuat warga sekitar terkejut dan keluar rumah untuk memastikan kejadian.
Salah satu warga, Ladi, mengaku mendengar suara dentuman keras dari arah musala.
Bahkan, jarak rumahnya yang sekitar 200 meter masih bisa merasakan kerasnya ledakan tersebut.
Dua korban diketahui berinisial ZAF (16) dan AP (19). Keduanya merupakan remaja yang masih memiliki hubungan keluarga dengan pemilik musala.
“Setahu saya ada dua korban, semuanya masih remaja. Masih keluarga pemilik mushola,” ujar salah satu warga, dilansir dari instagram @andreli_48.
Nahas, aktivitas meracik petasan yang diduga dilakukan tanpa standar keamanan berujung petaka.
Akibat ledakan tersebut, kedua korban mengalami luka bakar serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca Juga: Bikin Heboh Jamaah! Aksi Maling yang Berujung Ditangkap di Masjid Istiqlal Saat Waktu Sahur
Hingga kini, kondisi keduanya masih dalam perawatan.
Selain menimbulkan korban luka, ledakan juga menyebabkan kerusakan pada bagian bangunan musala, terutama di area belakang.
Atap dilaporkan rusak cukup parah, sementara bagian depan tembok terlihat terdapat bercak darah yang menandakan kerasnya dampak ledakan.
Insiden ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat, terutama para remaja, agar tidak bermain atau meracik petasan secara sembarangan.
Terlebih menjelang Lebaran, aktivitas penggunaan petasan kerap meningkat tanpa memperhatikan risiko keselamatan.***



.webp)
