POJOKSATU.id - Pemerintah menyiapkan berbagai program diskon transportasi selama periode mudik Lebaran 2026.
Kebijakan ini dihadirkan untuk meringankan biaya perjalanan masyarakat sekaligus mendorong mobilitas ekonomi domestik selama masa libur Idulfitri.
Berbagai sektor transportasi mendapatkan stimulus tersebut, mulai dari transportasi laut, kereta api, penerbangan, penyeberangan hingga tarif jalan tol.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan pemerintah ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan biaya yang lebih terjangkau.
“Ini berlaku selama 26 hari, 11 Maret hingga 5 April 2024 ini. Targetnya 445.534,” katanya di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Negara, Rabu (11/3/2026).
Diskon Tiket Kapal PELNI 30 Persen
Pada sektor transportasi laut, pemerintah memberikan diskon sebesar 30 persen untuk tiket kapal kelas ekonomi pada seluruh trayek kapal Public Service Obligation (PSO) milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI).
Program diskon ini berlaku selama 26 hari, mulai 11 Maret hingga 5 April 2026.
Pemerintah menargetkan sekitar 445.534 penumpang dapat memanfaatkan program ini selama periode mudik Lebaran.
Diskon tersebut diberikan dari tarif dasar kelas ekonomi dan tidak termasuk biaya asuransi maupun pas pelabuhan.
Program stimulus ini berlaku untuk seluruh jalur kapal penumpang PELNI yang beroperasi di berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga: Rismon Minta Maaf ke Jokowi, Viral Ahmad Khoznuddin Sebut Itu Pengkhianatan Perjuangan
Masyarakat dapat membeli tiket diskon kapal PELNI melalui berbagai saluran resmi, antara lain aplikasi PELNI Mobile, situs resmi PELNI, contact center 162, serta loket cabang.
Selain itu, tiket juga tersedia melalui berbagai mitra digital dan ritel seperti fitur Lifestyle BCA Mobile, OVO, Sukha by Livin Mandiri, BNI Agen46, BRImo, jaringan Indomaret, OMI mitra Indogrosir, Alfamart, Alfamidi, ATA Tour, Fastpay, easybook.com, via.com, MMBC, Darmawisata Indonesia hingga Versa dan Topindo.
Untuk metode pembayaran, PELNI telah bekerja sama dengan berbagai lembaga keuangan dan layanan pembayaran seperti Bank BTN, BRIVA, BNI Virtual Account, Permata Bank, Mandiri Virtual Account, Indomaret, Alfamart, iSaku, Finpay, serta Fastpay.
Baca Juga: Satu Detik yang Bisa Menyelamatkan di Persimpangan
Diskon Kereta Api Ekonomi 30 Persen
Selain transportasi laut, pemerintah juga memberikan stimulus pada sektor perkeretaapian.
Diskon sebesar 30 persen diberikan untuk seluruh tiket kereta api kelas ekonomi yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI), di luar kereta yang sudah mendapatkan subsidi pemerintah.
Program ini berlaku selama 14 Maret hingga 29 Maret 2026 atau sekitar 16 hari.
Targetnya, sekitar 1,2 juta penumpang dapat memanfaatkan diskon tersebut selama periode mudik Lebaran.
KAI juga menghadirkan promo khusus bertajuk Ramadan Festive 2026 yang mencakup sekitar 1,2 juta kursi untuk kereta ekonomi komersial.
Diskon tiket ini dapat diperoleh melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi pemesanan tiket, maupun berbagai mitra penjualan resmi.
Selain diskon reguler, KAI juga menghadirkan program flash sale yang menawarkan potongan harga hingga 30 persen pada periode tertentu, termasuk pada 9 Maret 2026.
Beberapa rute perjalanan juga masuk dalam program diskon ini, termasuk perjalanan menggunakan Kereta Api Sindang Marga.
Cara mendapatkan diskon tiket kereta api cukup mudah. Penumpang dapat membuka aplikasi Access by KAI atau situs resmi booking.kai.id, memilih jadwal keberangkatan pada periode 14–29 Maret 2026, kemudian mencari kereta dengan tanda khusus diskon sebelum melakukan pembayaran.
Diskon Tiket Pesawat Hingga 18 Persen
Pada sektor penerbangan, pemerintah juga meningkatkan besaran insentif agar harga tiket pesawat lebih terjangkau bagi masyarakat.
Jika pada periode Lebaran sebelumnya diskon tiket pesawat berada di kisaran 13 hingga 14 persen, tahun ini pemerintah meningkatkan potongan harga menjadi sekitar 17 hingga 18 persen.
Diskon ini berlaku untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi dengan periode penerbangan pada 14 hingga 29 Maret 2026.
Baca Juga: Jangan Nekat Berangkat! Ini 7 Tips Mudik Lebaran agar Perjalanan Aman dan Tidak Melelahkan
Sementara itu, pembelian tiket telah dibuka sejak 10 Februari 2026.
Program ini ditargetkan dapat menjangkau sekitar 3,3 juta penumpang di seluruh Indonesia.
“Sebelumnya juga sudah disosialisasikan kepada masyarakat, tapi bagus kalau kita bisa perkuat lagi melalui momen ini. Targetnya 3,3 juta penumpang,” ucap AHY.
Diskon tiket pesawat ini berlaku di berbagai maskapai domestik yang beroperasi di Indonesia, antara lain Garuda Indonesia, Citilink, Lion Group, AirAsia, hingga Pelita Air.
Program ini juga didukung oleh sejumlah stimulus tambahan dari pemerintah, seperti kebijakan PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) serta potongan harga avtur sebesar 10 persen.
Kombinasi kebijakan tersebut diharapkan mampu menekan harga tiket pesawat yang biasanya melonjak tinggi selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Diskon Penyeberangan dan Tarif Tol
Tidak hanya transportasi darat dan udara, pemerintah juga memberikan stimulus pada sektor transportasi penyeberangan.
Baca Juga: Tunik Lebaran Jadi Tren Modest Wear 2026, Ini Cara Memilih Agar Tampil Elegan dan Nyaman
PT ASDP Indonesia Ferry menerapkan diskon 100 persen untuk jasa kepelabuhanan di 14 pelabuhan penyeberangan selama periode 12 hingga 31 Maret 2026.
Jika dihitung secara agregat, kebijakan tersebut setara dengan diskon tarif sekitar 21,9 persen bagi pengguna jasa penyeberangan.
Beberapa lintasan utama yang termasuk dalam program ini antara lain Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, serta Kayangan–Pototano.
Selain itu, pemerintah juga memberikan diskon tarif tol sebesar 30 persen di 25 ruas jalan tol selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Baca Juga: Kakak di Garut Diduga Tusuk Adik Kandung hingga Tewas, Polisi Masih Dalami Motif
Potongan tarif tersebut berlaku pada 15–16 Maret serta 26–27 Maret 2026.
Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mengurai kepadatan lalu lintas dengan cara mendorong masyarakat melakukan perjalanan di luar puncak arus mudik dan arus balik.
“Ini lagi-lagi dengan semangat kita mengurai kemacetan, diberikan diskon di tanggal-tanggal tersebut, sehingga kita bisa mengurai kemacetan, sehingga tidak semua tertumpuk pada puncak-puncaknya tadi,” jelas AHY.
Dengan berbagai program diskon transportasi tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan biaya yang lebih terjangkau sekaligus tetap nyaman. ***




