POJOKSATU.id - Video percakapan Kang Dedi Mulyadi (KDM) dengan sejumlah perempuan asal Jawa Barat yang dipulangkan dari luar daerah hingga luar negeri viral di media sosial.
Dalam video tersebut, KDM berbincang langsung dengan beberapa perempuan, termasuk Vina yang sempat menikah dengan pria asal China.
Dalam dialog itu, KDM menyampaikan pesan keras terkait pola pikir yang menurutnya menjadi penyebab banyak perempuan terjebak masalah saat mencari pekerjaan atau pasangan di luar negeri.
“Saya akan menangani seluruh perempuan warga Jawa Barat. Bagaimanapun itu rakyat saya,” kata KDM dikutip Pojoksatu.id dari YT Kang Dedi Mulyadi Channel.
Namun ia menegaskan bahwa bantuan pemerintah saja tidak cukup jika masyarakat tidak mau mengubah pola pikir.
Menurutnya, banyak orang terjebak masalah karena tergoda mendapatkan uang dengan cara cepat.
Baca Juga: Mahasiswa UM Ciptakan Gel Biomaterial dari Limbah Cangkang Udang, Raih Medali di PIMNAS 38
“Mindset di otak kita ini kenapa hidup begini? Karena pengin dapat uang dengan cara mudah,” ujarnya.
Ia menambahkan, kesulitan hidup sering muncul karena seseorang tidak mampu menyesuaikan gaya hidup dengan kemampuan diri.
“Kesulitan itu diciptakan oleh diri kita sendiri karena hidupnya enggak mau normal kayak orang,” lanjutnya.
Baca Juga: Mahasiswa UM Ciptakan Gel Biomaterial dari Limbah Cangkang Udang, Raih Medali di PIMNAS 38
Dalam percakapan tersebut, Vina juga menceritakan pengalaman hidupnya setelah menikah dengan pria di China.
Ia mengaku sempat kesulitan pulang ke Indonesia sebelum akhirnya meminta bantuan melalui sebuah video.
“Pertama tuh tadinya enggak boleh pulang. Akhirnya saya bikin video minta tolong,” kata Vina.
Vina juga mengungkapkan bahwa suaminya kerap bersikap kasar ketika mereka hanya berdua.
“Kalau ada orang tuanya dia pura-pura baik, tapi kalau berdua suka maksa, suka narik, suka mukul,” ungkapnya.
Menanggapi hal itu, KDM mengatakan Vina masih beruntung dibandingkan sejumlah kasus lain yang pernah ia tangani, di mana korban bahkan bisa dipindah atau dijual kepada orang lain.
“Kamu menurut saya masih baik. Biasanya satu tangan, nanti pindah tangan lain,” ujarnya.
Di akhir pertemuan, KDM juga memberikan bantuan uang kepada para perempuan tersebut sebagai bekal pulang.
“Nanti saya bekelin satu orang Rp5 juta buat pulang ke rumah,” kata KDM.
Ia berharap kejadian serupa tidak terulang dan meminta para perempuan Jawa Barat untuk fokus pada pendidikan dan kerja keras.
Bukan mencari jalan pintas untuk mendapatkan uang.***




