POJOKSATU.ID - Presiden Prabowo Subianto menggelar serangkaian rapat penting bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (8/3/2026).

Dalam satu hari, Prabowo memimpin lima rapat berbeda yang membahas berbagai isu strategis nasional hingga perkembangan global.

Rapat yang berlangsung sejak siang hingga malam tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus koordinasi pemerintah terhadap sejumlah agenda prioritas, mulai dari pembangunan pendidikan tinggi hingga kesiapan menghadapi arus mudik Lebaran.

Baca Juga: Bupati SBT Akhirnya Buka Suara! 3.132 Honorer Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu, Begini Soal Gajinya

Salah satu topik utama yang dibahas adalah perkembangan pembangunan 10 kampus baru yang difokuskan pada bidang STEM, yakni sains, teknologi, engineering, dan matematika.

Selain itu, pemerintah juga mendorong penguatan pendidikan kedokteran sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

Presiden Prabowo meminta laporan terkini mengenai progres pembangunan kampus tersebut serta memastikan program berjalan sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga: BGN Bongkar Dugaan Monopoli Bahan Pangan di 9 Dapur MBG Pekanbaru dan Beri Ultimatum Keras

Tidak hanya itu, Prabowo juga menyoroti upaya peningkatan kualitas sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) agar mampu bersaing di tingkat global.

Pemerintah berupaya mendorong universitas-universitas di Indonesia meningkatkan reputasi akademik dan memperluas kerja sama dengan kampus-kampus terkemuka di dunia.

Dalam rapat tersebut, Presiden menekankan pentingnya kolaborasi internasional untuk memperkuat riset, inovasi, dan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Baca Juga: 15.686 ASN hingga PPPK Paruh Waktu Bakal Terima THR 2026! Total Anggaran Rp91 Miliar, Pencairan Tinggal Tunggu Aturan Ini

Agenda rapat berikutnya membahas perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah yang terus menjadi perhatian pemerintah Indonesia.

Dalam diskusi itu, Presiden menerima pembaruan informasi terkait kondisi kawasan serta implikasinya terhadap kepentingan nasional Indonesia.

Selain isu geopolitik, Presiden juga meninjau perkembangan program pendidikan bagi mahasiswa asal Palestina yang saat ini menempuh studi di Universitas Pertahanan.

Program ini telah dimulai sejak Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada tahun 2022. Saat itu, ia mengundang puluhan pemuda Palestina untuk melanjutkan pendidikan di Indonesia.

Seiring waktu, jumlah mahasiswa Palestina yang belajar di Universitas Pertahanan terus meningkat.

Baca Juga: Korban Ledakan Kapal Musaffah 2 di Dekat Selat Hormuz, 2 WNI Selamat Berada di Oman dan UEA

Hingga kini tercatat hampir 200 mahasiswa dan mahasiswi asal Palestina mengikuti program pendidikan tersebut.

Pemerintah menilai program ini sebagai bentuk dukungan Indonesia terhadap pengembangan sumber daya manusia Palestina sekaligus mempererat hubungan bilateral kedua negara.

Rapat terakhir yang dipimpin Presiden Prabowo membahas kesiapan pemerintah dalam menghadapi arus mudik Lebaran yang diperkirakan akan terjadi dalam waktu sekitar 10 hari ke depan.

Baca Juga: BEDUKK Ramadan Pertamina: Ojol, UMKM dan Hiswana Migas Bersatu Tebar Kebaikan di Tangerang

Dalam pembahasan tersebut, Presiden meminta laporan terkait kesiapan pengamanan serta kelancaran transportasi selama periode mudik. Pemerintah ingin memastikan perjalanan masyarakat berjalan aman, nyaman, dan lancar.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam rangkaian rapat tersebut, antara lain Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan, Rektor Universitas Pertahanan, serta Direktur Utama PT Pindad Sigit Santosa.

Melalui rapat maraton ini, pemerintah berupaya memastikan berbagai agenda strategis nasional dapat berjalan sesuai rencana sekaligus merespons dinamika global yang terus berkembang.***